rss

Tips HR & Payroll Software

Lebih dari 10 tahun kami hanya fokus membuat produk payroll, banyak pengalaman yang kami dapatkan. Dari pengalaman tersebut, kami yakin dapat membantu dan memberikan solusi untuk permasalahan perhitungan penggajian di perusahaan Anda.

Mengapa harus lembur untuk menghitung gaji di saat Cut Off Date?

Mengapa harus lembur untuk menghitung gaji di saat Cut Off Date?

Lebih dari 10 tahun kami mengamati banyak perusahaan yang bagian payroll-nya harus lembur untuk menghitung gaji, pertanyaannya adalah “Mengapa harus lembur untuk menghitung gaji di saat cut off?”, ternyata permasalahan utamanya adalah keterlambatan data yang diberikan dari bagian produksi ke bagian payroll, seperti Surat Perintah Lembur, Pergantian Shift, yang sumbernya dari produksi, belum lagi yang data kehadirannya tidak dapat ditarik dari mesin pencatat kehadiran, sehingga harus diperbaiki.

Pertanyaan berikutnya adalah bagaimana caranya agar biaya perhitungan payroll ini bisa lebih murah lagi, keterlambatan data yang diberikan oleh bagian produksi seharusnya tidak terjadi, karena bagian produksi sudah seharusnya membuat surat perintah lembur, mengatur shift kerja karyawan, dan mengganti shift karyawan seandainya ada karyawan yang berhalangan hadir. Yang membuat data tersebut di Admin Produksi, sedangkan yang mengolah data di Admin Payroll, sehingga memerlukan pengiriman data yang berupa kertas oleh bagian produksi dan dimasukan ke dalam komputer oleh bagian payroll. Disini terjadi double work, satu pekerjaan yang sama dilakukan berulang oleh orang yang berbeda.

Agar prosesnya lebih efisien, maka bagian produksi harus memasukan data Surat Perintah Lembur, Pengaturan Shift Kerja, dan Perubahan Shift Kerja, termasuk di dalamnya bila ada karyawan produksi yang minta cuti, harus dilakukan oleh admin produksi, walaupun persetujuan akhir dapat dilakukan oleh bagian HRD.

Perbaikan Business Process Payroll.
Untuk memperbaiki proses perhitungan gaji, maka diperlukan perubahan dan juga diperlukan alat yang dapat menunjang perubahan tersebut. Andal Software membuat software Andal Kiosk yang dapat melakukan pencatatan kehadiran sekaligus memeriksa shift kerja serta lembur karyawan tersebut, sehingga bila ada karyawan lembur yang belum mempunyai Surat Perintah Lembur, dapat dimasukkan oleh karyawan tersebut ke Andal Kiosk sebagai pengganti mesin pencatat kehadiran, kemudian supervisor melakukaan persetujuan (Approval).

Perubahan proses ini akan mengurangi banyak pekerjaan di admin bagian payroll, sehingga bagian payroll dapat selalu menerima data tepat pada waktunya, dan tidak harus lembur lagi. Pembagian pemasukan data ini akan membuat Business Process Payroll menjadi jauh lebih efisien, sehingga dapat menurunkan biaya.

Di samping menurunkan biaya proses penggajian, bagian produksi juga akan mendapatkan alat untuk mengatur jumlah karyawan yang bekerja disetiap shiftnya, siapa saja yang boleh cuti, siapa yang sering terlambat, dan siapa saja yang sering absen.

 
Loading
  • Referensikan teman Anda untuk membaca.