rss

Payroll Software | Artikel Pengembangan Diri

Sharing pengalaman dalam perjalanannya untuk mengembangkan Andal Software, dari segi Leadership, People Development, dan pola berpikir untuk mengembangkan bisnis.

Kesiapan Untuk WFH

Kesiapan Untuk WFH

Berjangkitnya wabah virus Corona Covid-19 ini mengubah banyak hal tentang kehidupan, di dunia kerja sekarang ini sangat dikenal dengan WFH, di setiap chat di WA sering sekali menyebut WFH. Ada yang siap dan ada yang tidak siap dan memang tidak semua pekerjaan dapat dilakukan di rumah. Pada awal kami membahas WFH ini pertanyaan yang konyol adalah gimana caranya supir dan OB WFH?

Seandainya ini terjadi beberapa tahun yang lalu, Andal pun belum siap. Pada saat itu saya masih berpikir bagaimana caranya saya dapat memantau pekerjaan setiap orang. Kalau orang bekerja tidak dipantau maka bisa saja dia mengerjakan pekerjaan lain. sehingga saya selalu cemas, karena memikirkan ini orang bekerja dengan baik apa tidak, apakah yang itu sedang mengerjakan pekerjaan kantor atau pekerjaannya sendiri? Pertanyaan-pertanyaan seperti itu muncul, kemudian saya berpikir lagi, kalau pekerjaan saya adalah untuk mengawasi orang bekerja, maka biayanya mahal sekali. Saya tidak mengerjakan apa yang seharusnya saya kerjakan, melainkan pekerjaan saya adalah mengurus orang lain apakah mereka bekerja dengan baik atau tidak. Kemudian saya melihat lagi, bagaimana perusahaan yang cukup besar yang mempunyai banyak karyawan tentunya tidak mungkin untuk mengawasi pekerjaan setiap orang.

Setelah lama saya mengamati, mempelajari dan diskusi dengan orang-orang yang bekerja di perusahaan besar, saya mulai mengerti bagaimana caranya mengelola untuk orang bekerja. Yang paling utama adalah saya sebagai atasan harus tahu dulu goal yang ingin dicapai apa, sehingga saya harus menentukan goal, setelah ada goalnya maka saya harus menentukan teamnya siapa saja dan setiap team mengerjakan apa saja sehingga dapat mencapai goal yang diinginkan. Setelah semuanya ditentukan, kemudian eksekusinya, di dalam eksekusi yang perlu saya pantau adalah hasil dan cara mengerjakannya atau yang disebut dengan proses. Karena kalau prosesnya benar pasti hasilnya benar. Sampai sekarang saya banyak belajar bahwa hasil dan proses yang harus selalu dipantau dan yang dapat selalu diperbaiki adalah prosesnya.

Dengan menjalankan sistem seperti ini, pemantauan tidak dilihat lagi dari bagaimana orang itu bekerja, apakah dia mengerjakan pekerjaan lain atau dia bermain bukan bekerja, akan terlihat dari hasil. Kalau tidak mengerjakan pekerjaannya dengan benar maka hasilnya akan terlambat atau tidak baik. Jadi pada saat terjadi wabah virus corona, kami memutuskan untuk WFH dan sempat diperpanjang juga WFHnya, entah minggu yang akan datang apakah sudah bisa masuk kantor kembali atau tidak, kita belum tahu karena semuanya tergantung dari wabah virus ini, yang tidak dapat diprediksi.

Meeting rutin juga tetap dilakukan dengan online dan saya sangat bangga walaupun WFH Andaler tetap produktif, terlihat dari progress pekerjaan serta hasil. Perbedaan antara WFH dan di kantor adalah suasananya saja, di kantor kita lebih akrab, sedangkan WFH karena ketemunya hanya satu kali atau dua kali dalam satu hari, keakraban dan kedekatan tidak seperti kalau kita bersama dalam satu ruangan.

Pelajaran yang saya dapatkan
Pertanyaanya mengapa pada awal dulu saya tidak dapat melepaskan orang-orang untuk bekerja, mungkin karena dua hal, pertama karena saya tidak mempunyai goal yang jelas sehingga orang bekerja setelah mendapatkan perintah. Yang kedua memang ada orang-orang tertentu yang bekerja kalau diperintah.

Setelah terjadi perubahan sistem, cara mengelolanya diubah, maka yang terjadi adalah orang-orang yang bekerja hanya saat diperintah akan tidak tahan dengan kondisi yang telah berubah, akhirnya secara perlahan orang-orang tersebut hilang atau mengundurkan diri. Dan orang baru yang masuk dapat mengikuti kultur yang baru, bila orang baru yang masuk tidak sesuai dengan kultur yang ada maka dia akan mengundurkan diri juga.

Dari bekal orang-orang yang ada tersebut, dapat dijadikan leader-leader yang handal dan sekarang ini kami mempunyai leader yang luar biasa. Leader tersebut dapat menerjemahkan goal dari perusahaan, sehingga mereka dapat menentukan strategi apa yang akan dilakukan untuk mengejar goal di masing-masing departemen. Kolaborasi antar departemen juga sangat bagus sehingga permasalahan yang dihadapi oleh satu departemen kalau menyangkut dengan departemen lain, maka mereka dapat menyelesaikannya sendiri.

Jadi pada saat wabah virus corona ini muncul dan kami diminta untuk WFH, kami coba 3 hari, ternyata hanya perlu penyesuaian sedikit saja, sekarang sudah berjalan lebih dari dua minggu, pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik.

penulis :
INDRA SOSRODJOJO
DIREKTUR ANDAL SOFTWARE

 
 
Loading
  • Referensikan teman Anda untuk membaca.


Most Popular 3 Months Latest

06 Apr 2020 | 971
17 Apr 2020 | 891