rss

Payroll Software | Artikel Pengembangan Diri

Sharing pengalaman dalam perjalanannya untuk mengembangkan Andal Software, dari segi Leadership, People Development, dan pola berpikir untuk mengembangkan bisnis.

Mengapa Aku Ada di Dunia

Mengapa Aku Ada di Dunia

Masih melanjutkan renungan pribadi untuk menyongsong tahun 2020. Terlalu banyak bila dituliskan dalam satu tulisan, sehingga saya harus memotong-motong menjadi beberapa bagian tulisan. Itupun mungkin tidak bisa semuanya dituliskan. Saya akan menuliskan hasil dari permenungan pribadi yang bersifat umum saja. Hal ini setiap tahun saya lakukan, untuk memeriksa batin apakah yang dapat diperbaiki dari perbuatan-perbuatan saya pada tahun yang akan berakhir, sehingga di tahun yang akan datang saya dapat menjadi lebih baik lagi.

Sudah beberapa tahun ini saya melakukan sendiri untuk New Employee Orientation Program. Salah satu yang paling menarik untuk saya adalah pada saat saya meminta para peserta untuk menuliskan impian mereka, kehidupan semacam apa yang ingin mereka miliki dalam waktu 5 – 10 tahun yang akan datang.

Setelah semua peserta menuliskannya, saya akan menulis dream setiap orang dan akan saya diskusikan, agar dapat membuat dream yang benar dan bisa tercapai. Beberapa dream yang sering dituliskan adalah ingin membahagiakan orang tua. Hal menarik yang selalu saya bahas, karena saya tahu kebahagiaan seseorang tidak dapat diberikan oleh orang lain. Rasa bahagia harus timbul dari dalam hati sendiri. Sehingga bisa saja si anak akan frustasi pada saat dia sudah berjuang kemudian orang tuanya tidak bahagia juga. Jadi saya memberi pertanyaan berikutnya “menurut kamu orang tua kamu akan bahagia kalau kamu melakukan apa?” jawabannya bermacam-macam, ada yang mengatakan kalau saya ajak jalan-jalan keluar negeri, kalau saya ajak untuk naik haji, kalau saya dapat memberikan uang tambahan kepada orang tua.

Apapun yang mereka tulis tentang membahagiakan orang tuanya, itulah yang akan saya tuliskan untuk menjadikan dream mereka. Jadi tugas saya adalah menggali apa yang menjadi impian mereka sebenarnya.

Ada yang menulis punya rumah, mobil, melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi, dan mempunyai usaha sendiri. Semua yang dituliskan masih bersifat duniawi, dan itulah cara yang paling mudah untuk mendorong seseorang untuk mengejar impiannya, dia rela bekerja keras untuk mengejar impiannya.

Pada saat mereka mengejar impian mereka, pasti mereka akan bekerja keras, dalam perjalanannya tidak selalu mulus, selalu ada tantangan yang harus dilalui. Tidak mudah untuk dapat melalui tantangan, disini seorang coach sangat berperan di Andal Software, seorang dephead harus mampu untuk menjadi coach, agar teamnya dapat bertumbuh. Saat mengalami tantangan yang harus dilakukan oleh seorang coach adalah menjaga agar teamnya tetap semangat untuk mengejar impiannya. Bila apa yang kita inginkan tidak dapat kita peroleh, artinya kita mengetahui bahwa dengan cara yang telah kita lakukan kita tidak dapat mencapai ke tujuan kita, sehingga kita perlu mencari jalan lain, agar kita dapat mencapai pada suatu tujuan. Tidak jarang juga kita akan mendapatkan hal lain yang lebih baik daripada apa yang telah kita pikirkan.

Di sinilah kita dapat belajar untuk bersyukur baik mendapatkan apa yang kita inginkan atau tidak mendapatkan apa yang kita inginkan. Dengan belajar bersyukur, kita akan merasa bahwa kita mendapatkan sesuatu dari usaha kita karena kemurahan Tuhan. Dari kemurahan Tuhan juga kita tidak diberi apa yang kita inginkan karena ada yang lebih baik lagi untuk kita dapatkan dari Tuhan.

Dengan mengajarkan rasa syukur akan mengurangi atau bahkan menghilangkan kesombongan, orang sombong biasanya merasa bahwa apa yang dia dapatkan atas hasil kerja dirinya sendiri.

Pelajaran yang saya dapatkan
Awalnya saya adalah seorang achiever, saya akan mengejar menjadi orang yang paling diperhatikan, dari SD hingga bangku kuliah, saya bekerja keras untuk belajar agar dapat meraih prestasi. Di dalam organisasi yang saya ikuti juga sama, saya selalu mengejar untuk mendapatkan suatu posisi. Dalam mengejar apa yang saya inginkan, banyak sekali tantangan yang saya hadapi. Di situlah saya belajar perlahan-lahan tentang kehidupan ini. Sampai akhirnya saya memulai usaha sendiri, di dalam berusaha saya masih mempunyai ambisi menjadi yang paling di dalam industrinya. Tetapi dalam perjalananya saya mengalami banyak hal yang saya inginkan tidak bisa didapatkan. Padahal saya merasa sudah dipikirkan dan direncanakan secara matang.

Cerita di atas adalah perjalanan perubahan kehidupan yang saya alami, dan sekarang ini apakah saya masih mempunyai suatu ambisi yang tinggi sebagai seorang achiever, tentu saja masih, tetapi sudah berubah. Kalau dulu untuk kepentingan duniawi seperti menjadi tenar, mempunyai usaha yang besar dan lainnya. Sekarang ini saya lebih ingin membantu orang lain untuk bertumbuh dan dengan melihat pertumbuhan orang-orang yang ada di sekeliling saya menjadi suatu prestasi tersendiri. Hal ini untuk mewujudkan tagline yang dimiliki andal software “Helping Others Grow”. Dari renungan akhir tahun ini, saya memikirkan bagaimana saya dapat menumbuhkan lebih banyak orang lagi, sehingga mereka mempunyai kehidupan yang lebih baik, terutama para Andaler.

penulis :
INDRA SOSRODJOJO
DIREKTUR ANDAL SOFTWARE

 
 
Loading
  • Referensikan teman Anda untuk membaca.


Most Popular 3 Months Latest

19 Dec 2019 | 919
16 Jan 2020 | 838
06 Dec 2019 | 772