rss

Payroll Software | Artikel Pengembangan Diri

Sharing pengalaman dalam perjalanannya untuk mengembangkan Andal Software, dari segi Leadership, People Development, dan pola berpikir untuk mengembangkan bisnis.

Kolaborasi Antar Departemen

Kolaborasi Antar Departemen

Akhir bulan November ini kami leader Andaler meeting di luar kantor selama tiga hari dua malam, tujuan meeting adalah untuk merencanakan goal apa yang akan di kejar selama tahun 2020. Saya melihat leader di Andal sangat bagus dalam mengembangkan bawahan dan tanggung jawab terhadap penyelesaian task. Saya perhatikan kerja sama antar team sudah bagus, tetapi saya ingin meningkatkan bukan sekedar kerjasama tetapi dapat berkolaborasi.

Untuk bisa berkolaborasi dengan baik, masing-masing departemen harus mengetahui apa yang dilakukan oleh departemen lain, dan kesulitan apa yang dialami oleh departemen lain. Hubungan antar departemen menjadi sangat penting, karena satu departemen akan berkaitan dengan departemen lainnya. Saya memutuskan untuk menggunakan metoda PRH. PRH pertama kali dikembangkan di Perancis singkatannya adalah Personnalité et Relations Humaines artinya Personality and Human Relation (kepribadian dan hubungan antar manusia), lebih dari 40 tahun yang lalu. Metoda PRH cocok sekali untuk membantu agar hubungan antar manusia menjadi lebih baik.

Selama satu hari penuh diberikan sesi PRH yang berjudul Working Together and Colaborating Each Other. Di sesi ini selama satu hari seluruh leaders di Andal sudah mengetahui dengan baik antar pribadi dan antar departemen, disamping itu dilatih juga untuk sharing, dan bagaimana caranya bertukar pendapat. Sesi PRH ini diberikan oleh Angeline Kartika, merupakan salah satu edukator yang telah bersertifikat dari PRH international.

Hari kedua diisi dengan pengenalan masing-masing departemen, apa yang dikerjakan oleh masing-masing departemen, dan apa hubungannya antara departemen yang satu dengan departemen yang lainnya. Karena metodenya sudah diberikan di hari pertama, maka melalui sesi yang kedua ini sangat bagus sekali. Antar departemen sudah saling terbuka untuk saling membantu, dan di akhir sesi semua sudah sepakat untuk mengejar goal di tahun 2020 dengan fungsinya masing masing departemen.

Hari terakhir tidak ada sesi, hanya diisi dengan sharing pengalaman selama 2 hari yang penuh hingga malam, dari sharing pengalaman di hari terakhir semua leader Andal Software semangat sekali untuk mencapai goal yang telah ditetapkan bersama untuk mencapainya. Mereka sudah merancang apa yang akan dilakukan setelah selesai leaders meeting. Semangat dari leader untuk mencapai suatu goal adalah bahan bakar untuk mulai bekerja dan mengejar goal yang telah di canangkan bersama.

Pelajaran yang saya dapatkan
Apakah selama ini antar departemen tidak dapat bekerja sama? Saya melihat selama ini antar departemen sudah dapat bekerja sama dengan baik. Bila ada masalah antar departemen, mereka dapat menyelesaikan sendiri. Setiap leader juga mempunyai semangat yang tinggi untuk mengejar goal di masing-masing departemennya.

Awalnya saya masih belum bisa mengetahui, mengapa disetiap departemen dapat perform dengan baik, dan kerja sama antar departemen juga saya lihat baik, tetapi pada saat mengejar goal perusahaan sulit untuk mencapainya.

Setelah melalui pengamatan yang panjang, saya menyimpulkan bahwa kerja sama yang baik antar departemen tidaklah cukup, mereka harus menyatu untuk berkolaborasi mengejar suatu goal yang besar. Pertanyaan berikutnya adalah bagaimana kita dapat membuat satu organisasi menyatu dan dapat berkolaborasi untuk mengejar goal yang besar.

Pelajaran sejarah yang saya dapatkan, kalau satu bangsa di tekan oleh bangsa lain, maka bangsa tersebut akan menyatu dan berjuang bersama untuk mendapatkan suatu goal yang lebih besar. Seperti dialami Indonesia pada saat jaman penjajahan, ada beberapa pemuda yang memprakarsai untuk berjuang agar Indonesia merdeka. Mereka tidak melihat perbedaan diantara mereka tetapi memperjuangkan suatu goal yang lebih besar.

Contoh diatas kolaborasi terjadi karena adanya tekanan dari luar, tetapi di perusahaan tidak mungkin akan memberi tekanan, hasilnya pasti tidak bagus. Saya harus membuat suatu goal yang besar dimana masing-masing anggota dari team mempunyai kepentingan. Goal pribadi yang besar ini yang menjadi pemersatu, sedangkan perusahaan adalah sebagai sarana untuk mencapai goal besar tersebut. Sarana yang digunakan untuk mencapai goal ini juga harus menjadi besar untuk kita dapat bernaung bersama.

penulis :
INDRA SOSRODJOJO
DIREKTUR ANDAL SOFTWARE

 
 
Loading
  • Referensikan teman Anda untuk membaca.


Most Popular 3 Months Latest

20 Sep 2019 | 2068