rss

Payroll Software | Artikel Pengembangan Diri

Sharing pengalaman dalam perjalanannya untuk mengembangkan Andal Software, dari segi Leadership, People Development, dan pola berpikir untuk mengembangkan bisnis.

Orang Kaya Yang Bodoh

Orang Kaya Yang Bodoh

Ada suatu cerita, ada seorang kaya yang tanahnya berlimpah-limpah hasilnya. Ia bertanya dalam hatinya, apakah yang harus aku perbuat, sebab aku tidak mempunyai tempat dimana aku dapat menyimpan hasil tanahku. Lalu katanya, inilah yang akan aku perbuat, aku akan merombak lumbung-lmbungku dan aku akan mendirikan yang lebih besar dan aku akan menyimpan di dalamnya segala gandum dan barang-barangku. Sesudah itu aku akan berkata kepada diriku, diriku, ada padamu banyak barang, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya, beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah. Setelah ia dapat mengumpulkan seluruh hasil panenannya, dan semu lumbungnya terisi penuh, ternyata dia meninggal dunia. Hasil dari kekayaan yang dia kumpulkan menjadi sia-sia karena ia tidak mengasihi para pekerja ditempatnya, dan membiarkan para pegawainya tetap kelaparan walaupun dia mempunyai banyak.

Saya ada beberapa teman yang mulai merintis usahanya, dan karena dia punya relasi dan kenalan yang cukup banyak, maka tidaklah sulit untuk teman saya ini mencari pelanggan. Kebetulan usaha yang dirintisnya adalah usaha jasa yang memerlukan orang lain untuk dapat menyelesaikan pekerjaan pelanggannya. Teman saya ini pandai sekali dalam mengumpulkan uang dari pelanggannya, maksudnya ada saja yang dia bisa tawarkan ke pelanggannya sehingga mendapatkan banyak pekerjaan dari para pelanggannya. Dan tentunya mempunyai penghasilan yang cukup banyak juga.

Tentunya teman saya ini tidak dapat mengerjakan pekerjaan dari para pelanggannya sendirian, dia harus dibantu oleh karyawan yang mau bekerja di usahanya. Saya mendengar cara dia memperlakukan karyawannya, pekerjaan yang dibebankan ke karyawannya tidak dilihat lagi apakah karyawan tersebut masih mampu untuk menambah pekerjaan baru. Dan sistem penggajiannya adalah gaji tetap, artinya seberpapun pelanggan yang ditanganni oleh karyawannya, si karyawan tersebut mendapatkan penghasilan yang sama. Akibat cara perlakuan pada karyawan yang kurang baik, turn over karyawan menjadi tinggi, dan setiap karyawan baru tentunya harus mulai dari awal lagi. Dan yang saya dengan dia tidak mau memberikan coach pada karyawan barunya, sehingga setiap karyawan harus mau mencari sendiri dan belajar sendiri.

Karyawan yang belum pernah bekerja disuruh mengerjakan pekerjaan yang tidak dibimbing, dan setiap karyawan cara kerjanya pasti tidak sama, hasil pekerjaan kantor teman saya ini pasti tidak ada standardnya. Teman saya akan cape untuk memeriksa hasil akhir, banyak sekali pekerjaan yang harus diulang bila ada kesalahan. Hal ini yang membuat perusahaannya tidak efisien. Untuk meningkatkan skala perusahaan lebih besar lagi menjadi sulit, karena yang mengerjakan pekerjaannya adalah karyawan yang tidak matang dalam mengerjakan pekerjaan, terlebih lagi dengan jumlah turn over karyawan yang tinggi akan menambah kesulitan tersendiri.

Pelajaran yang saya dapatkan
Seandainya teman saya ini mau memberikan pupuk dan menggemburkan tanah kebunnya dengan baik, seperti cerita saya pada minggu lalu, mungkin keadaan perusahaan akan lebih baik. Seperti pada cerita diatas, teman saya ini tidak bisa mengumpulkan uangnya untuk dirinya sendiri perlu dibagi dengan karyawannya. Kalau di usaha jasa, tentunya penghasilan sangat tergantung dari bagaimana karyawan tersebut mengerjakan proyeknya. Seandainya setiap karyawan yang mengerjakan proyeknya dibagi uangnya sedikit saja, tentunya si karyawan akan dengan senang hati menerima proyek proyek yang banyak.

Seandainya juga setiap karyawan baru ditraining dan diberikan ilmunya agar karyawan menjadi lebih baik, dalam mengerjakan pekerjaannya, hasil pekerjaan karyawan, tidak banyak di koreksi, artinya produktifitas karyawan tersebut akan meningkat, dan proyek yang dikerjakan bisa lebih banyak lagi. Karena saya percaya dalam mengerjakan pekerjaan harus dilihat dari prosesnya, proses yang baik, akan menghasilkan pekerjaan yang baik juga.

penulis :
INDRA SOSRODJOJO
DIREKTUR ANDAL SOFTWARE

 
 
Loading
  • Referensikan teman Anda untuk membaca.


Most Popular 3 Months Latest

No data to display