rss

Payroll Software | Artikel Pengembangan Diri

Sharing pengalaman dalam perjalanannya untuk mengembangkan Andal Software, dari segi Leadership, People Development, dan pola berpikir untuk mengembangkan bisnis.

Pencari Uang tidak Pernah Mendapatkan Uangnya

Pencari Uang tidak Pernah Mendapatkan Uangnya

Banyak teman saya yang bekerja dengan keras untuk mencari uang, dan uangnya tidak bisa didapatkan seperti apa yang dia bayangkan. Pertanyaannya adalah mengapa hal ini bisa terjadi? Orang hidup itu seperti seorang yang punya kebun, diharapkan kebun tersebut dapat menghasilkan banyak buah, dan di kebun tersebut banyak sekali tanaman buahnya. Seandainya si pemilik kebun itu mau memelihara semua tanaman yang ada di dalam kebun tersebut, dan semua tanaman karena dipelihara dengan baik, maka dapat menghasilkan buah yang baik pula. Sehingga pada saat panen akan mendapatkan panenan yang berlimpah, dan akhirnya si pemilik kebun akan mendapatkan uang yang berlimpah.

Bila yang pemilik kebon kejar adalah uangnya, maka dia tidak akan memelihara kebonnya dengan baik, karena dengan memelihara kebon artinya uang dia akan keluar, waktu dia juga akan banyak yang tersita untuk memelihara kebonnya. Karena tanaman yang ada di dalam kebon tidak diperlihara dengan baik, maka kebon tersebut tidak akan menghasilkan buah yang baik. Akibatnya tidak banyak hasil yang didapatkan pada saat panen. Sebenarnya lebih baik waktu dan tenaga kita, digunakan lebih banyak untuk memelihara kebun yang kita miliki sehingga kebon tersebut dapat menghasilkan panenan yang berlimpah-limpah.

Kebun yang dimiliki oleh setiap orang adalah skill dan pengetahuan, semakin seseorang mempunyai skill yang tinggi dan pengetahuan yang luas, maka dia akan lebih mudah dalam mendapatkan penghasilan, kalau seandainya bekerja maka gajinya akan lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang skill dan pengetahuannya lebih sedikit. Seandainya orang tersebut memiliki perusahaan maka dia dapat mengelola perusahaan menjadi lebih besar lagi. Bila seseorang fokusnya adalah mencari uang, maka pada saat dia bekerja kemudian ada yang memberinya gaji lebih tinggi sedikit, maka dia akan keluar dari perusahaan tersebut kemudian akan mengambil pekerjaan yang akan memberikan gaji yang lebih tinggi. Memang mendapatkan gaji yang lebih tinggi tidak ada salahnya, karena berarti orang yang menawarkan gaji lebih tinggi itu melihat potensi yang ada didalam diri orang tersebut. Pertanyaannya apakah yang dilihat orang lain, bahwa kita memiliki skill dan pengetahuan yang lebih tinggi itu benar sesuai dengan yang kita miliki?

Seandainya setiap ada penawaran yang memberi gaji lebih tinggi, kita pindah kerja maka kita tidak dapat mengasah skill dan pengetahuan kita lebih baik lagi. Artinya tingkat skill dan pengetahuan kita tidak berubah banyak. Padahal pada saat orang lain berani memberikan gaji lebih besar, harapannya adalah mendapatkan orang yang mempunyai skill dan kemampuan sesuai dengan yang diharapkan. Orang yang seperti ini tidak memperhatikan tanaman yang ada di dalam kebunnya, tidak memelihara tanamannya agar dapat berbuah dengan lebat dan baik. Maka pada suatu saat bisa saja dia akan stagnan (mentok) karena tidak ada orang yang berani memberikan gaji lebih tinggi lagi, karena memang kemampuannya tidak meningkat juga.

Pelajaran yang saya dapatkan
Dalam mengembangkan perusahaan juga sama, tanaman yang ada di dalam kebun sama dengan karyawan yang ada di dalam perusahaan tersebut. Kita harus memberikan pupuk dan juga membuat tanah kebun menjadi subur, dan menyiangi rumput rumput liar yang ada di dalam kebun tersebut. Kalau kita dapat memelihara kebun kita dengan baik maka tanaman yang ada di dalam kebun tersebut akan menghasilkan buah-buah yang lesat dan banyak. Jadi dalam mengembangkan perusahaan kita harus fokus juga pada karyawan yang ada di dalam perusahaan tersebut, kita perlu memberikan pelatihan dan memberikan coaching agar setiap karyawan di dalam perusahaan tersebut dapat meningkatkan kemampuannya di dalam skill dan pengetahuan.

Tanaman liar juga akan tumbuh di dalam kebun tersebut, dan tanaman liar ini akan mengganggu tanaman inti, seperti benalu yang akan tumbuh di dahan pohon. Di dalam perusahaan juga sama ada saja orang-orang yang bercerita menjelek-jelekan perusahaan, menjelek-jelekan atasannya, pada saat ceritanya didengar oleh karyawan yang harusnya bagus, maka karyawan yang mendengar cerita tersebut akan percaya dan kinerja karyawan yang mendengar cerita tersebut akan turun. Bisa jadi akan tertular dengan melihat perusahaan maupun atasannya negatif, akibatnya adalah tidak bisa memberikan karya yang baik untuk perusahaannya.

penulis :
INDRA SOSRODJOJO
DIREKTUR ANDAL SOFTWARE

 
 
Loading
  • Referensikan teman Anda untuk membaca.


Most Popular 3 Months Latest

No data to display