rss

Payroll Software | Artikel Pengembangan Diri

Sharing pengalaman dalam perjalanannya untuk mengembangkan Andal Software, dari segi Leadership, People Development, dan pola berpikir untuk mengembangkan bisnis.

Mencari Kebahagiaan Dalam Keheningan

Mencari Kebahagiaan Dalam Keheningan

Saya sering mendengar kata-kata “saya lagi pusing nih, ingin pergi membuang pikiran”, dan banyak juga kata-kata turunannya yang intinya mereka ingin menjauhkan diri dari persoalan yang dihadapinya dengan cara mencari hiburan. Pertanyaan saya sebenarnya, pada saat mereka itu pergi ke tempat yang disukai, atau bersama teman berhura-hura, dengan harapan sesuatu hal yang sedang dipikirkannya akan hilang. Sebenarnya yang terjadi, memang saat mereka menikmati kebahagiaan sesaat atau kebahagiaan semu, persoalan yang dihadapinya tidak akan hilang, setelah pergi untuk menghilangkan pikiran, kemudian kembali lagi ke dunia kenyataan, maka persoalan tersebut masih akan muncul lagi. Persoalan itu akan hilang kalau sudah menemukan solusinya.

Kalau kita lihat lebih jauh lagi, banyak persoalan yang terjadi karena kemlekatan (attachment) orang tidak dapat melepaskan kemlekatan terhadap dirinya. Contoh kemlekatan orang tua yang punya anak, ingin anaknya dapat menjadi kebanggaannya, sehingga memacu anaknya diberi les bermacam-macam, dengan harapan anak tersebut berprestasi di sekolah. Jadi nanti kalau bertemu dengan temannya bisa meyebutkan bahwa anaknya sekolah di sekolah unggulan, dan mendapatkan juara. Kalau anaknya bermasalah di sekolah menjadi sesuatu yang memalukan untuk orang tuanya. Perasaan-perasaan seperti ini yang dapat membuat orang tua tersebut menjadi stress, karena tidak bisa menerima keadaan anaknya. Setiap anak mempunyai kemampuan yang berbeda, dan sebagai orang tua harus dapat mengetahui kemampuan anaknya, dan menerima keadaannya.

Atau kemlekatan tentang benda, kalau ada seseorang ditipu bahwa ada saudaranya yang mengalami kecelakaan, dan minta ditransfer uang untuk mengurus rumah sakit, kemudian dia transfer uang dalam jumlah yang besar, dan ternyata dibohongi oleh orang. Maka orang itu akan kesel sekali, merasa kehilangan uang yang cukup banyak, pertanyaannya apakah dengan merasa kesal, dan marah-marah, uang tersebut akan kembali? Atau dilaporkan ke polisi, dia membuang waktu yang cukup banyak hanya untuk mengurus uang yang ditipu tersebut, apakah yang tersebut bisa kembali? Karena tidak tahu siapa yang menipunya.

Hal tersebut dapat disiasati dengan membuat kebijakan dalam dirinya, bila kita akan membantu orang lain siapapun dia, kita harus sudah siap untuk tidak kembali. Dan seandainya uang yang dipinjam tidak dikembalikan kita masih merasa enak, nilainya berapa? Jangan lebih dari nilai tersebut. Sehingga pada saat kita ditipu oleh orang lain, prinsip yang sama juga berlaku, artinya kita tidak merasa sakit kehilangan terlalu banyak. Dalam kehidupan kita tidak akan terlepas dari permasalahan, dan permasalahan yang kita hadapi akan membuat kita semakin bertumbuh. Seandainya kita dapat mengatasi masalah kemlekatan, maka masalah yang lainnya akan lebih mudah diatasi.

Pelajaran yang saya dapatkan
Saya selalu mengadakan waktu untuk hening, bisa dilakukan malam hari atau pagi hari, mencari tempat yang benar-benar bisa hening tanpa terganggu dengan lingkungan sekitar. Di dalam waktu hening itu, kita mulai melakukan mawas diri, dan bertanya dalam diri sendiri, apakah permasalahan yang saya hadapi ini, berkaitan dengan kemlekatan? Seperti harga diri, Jabatan, kebendaan seperti uang, mobilnya diserempet hingga penyok berat, atau merasa dirinya ditipu? Pisahkan antara persoalan yang berkaitan dengan kemlekatan dan persoalan yang benar benar harus diselesaikan.

Sekarang ini saya sudah bisa mengurangi jauh sekali tentang kemlekatan, persoalan yang saya hadapi saya rasakan lebih ringan untuk dihadapi. Dan pada saat hening itulah saya sering diberi suatu gambaran untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Kita semua memerlukan saat hening, dengan melakukan saat hening, kita tidak lagi perlu untuk menghilangkan pikiran. Cara menyelesaikan masalah dengan menghilangkan pikiran adalah cara menyelesaikan masalah yang semu.

penulis :
INDRA SOSRODJOJO
DIREKTUR ANDAL SOFTWARE

 
 
Loading
  • Referensikan teman Anda untuk membaca.


Most Popular 3 Months Latest

30 Aug 2019 | 2382
06 Sep 2019 | 2188
20 Sep 2019 | 1906