rss

Payroll Software | Artikel Pengembangan Diri

Sharing pengalaman dalam perjalanannya untuk mengembangkan Andal Software, dari segi Leadership, People Development, dan pola berpikir untuk mengembangkan bisnis.

Ajining Diri Dumunung Ana Ing Lathi

Ajining Diri Dumunung Ana Ing Lathi

Saya mengambil judul dari bahasa jawa, saya lahir dan besar di jawa, persisnya desa Slawi, yang sekarang sudah jadi kota kabupaten. Pada saat saya SD, banyak sekali pelajaran-pelajaran budhi pekerti yang membahas kata-kata bahasa jawa. Kalau kita perhatikan bahasa jawa mempunyai beberapa tingkatan, yang paling kasar adalah ngoko, yang digunakan sesama teman. Kromo adalah bahasa jawa halus yang biasanya digunakan ke orang yang lebih tua, jadi kalau orang yang diajak bicara lebih tua biasanya menggunakan Kromo, dan yang tua bisa menjawab dengan ngoko. Dan yang paling tinggi disebut Kromo Inggil, bahasa ini dipakai pada orang-orang yang dianggap penting seperti Raja di jaman dulu, mungkin ke Pak Camat?

Dari bahasa yang digunakan, orang jawa akan menghormati orang yang dianggap lebih tua, dan dia akan menggunakan bahasa kromo. Pada saat seseorang menggunakan bahasa kromo, sangat tidak mungkin untuk menggunakan kata-kata kasar, karena kata-kata kasar tidak ada dalam perbendaharaan bahasa Kromo. Bahasa Ngoko yang banyak perbendaharaan kata-kata yang kasar, dan di daerah Tegal banyak mengatakan bahasa jawanya kasar, mereka banyak menggunakan bahasa ngoko. Dan memang sesama teman mereka saling menggunakan kata-kata kasar, dan ini dianggap keakraban.

Apa arti dari judul diatas? Aji artinya dihargai Ajining Diri, orang yang dihargai, dumunung ana ing lathi, karena perkataannya. Jadi arti lengkapnya adalah orang yang dihargai karena tutur katanya. Seseorang bila ingin dihargai harus mempunyai tutur kata yang baik, dan seorang pemimpin yang ingin dihargai juga harus mempunyai tutur kata yang baik.

Seorang pemimpin yang efektif adalah mereka yang dihargai oleh bawahannya, karena kalau tidak dihargai, pasti kata-katanya tidak akan didengarkan. Kalaupun didengarkan mungkin hanya di depannya saja, tetapi di belakangnya tidak akan dikerjakan atau tidak dipedulikan. Saya sering melihat pemimpin di perusahaan-perusahaan bahkan perusahaan besar, masih suka marah kepada bawahannya, dan marahnya adalah marah yang tidak terkendali. Yang terjadi adalah bawahannya akan takut pada atasannya. Ketakutan bawahan terhadap atasan sangat berbahaya untuk perusahaan, karena kalau terjadi sesuatu di bawah, bawahannya tidak berani untuk memberitahukan. Akibatnya kalau keadaan sudah sulit dikendalikan baru atasannya tahu, dan ini sudah susah untuk diperbaiki.

Pelajaran yang saya dapatkan
Saya sering sekali menggoda orang jawa, terutama yang masih muda pada saat saya ketemu atau kenalan di Jakarta. Biasanya kalau saya ke rumah makan ketemu waitres, saya sengaja berbicara dengan menggunakan Kromo, saya mau tahu reaksinya, dan sering kali, mereka menjawab dengan bahasa Indonesia, saya akan terus menggunakan Kromo, dan biasanya mereka juga tetap menggunakan bahasa Indonesia. Dan terakhir saya langsung memberi komentar dengan bahasa Indonsia, Oh nggak ngerti bahasa Jawa, kok bisa menjawab dengan benar ya?

Yang terjadi mereka enggan menggunakan bahasa kromo pada orang yang dianggap sudah lebih tua, dan ini juga mulai terjadi bahkan di daerah jawa sendiri. Saya pernah melihat di youtube seorang murid berani terhadap gurunya, bahkan mendorong-dorong gurunya, dan ini terjadi di jawa. Pada saat kultur menghormati bergeser, bahasanya pun akan bergeser nilainya, dan terjadi perubahan yang menurut saya memprihatinkan.

Ungkapan ungkapan jawa yang sangat kaya akan pembentukan moral sejak anak masih kecil, perlu ditanamkan kembali, di keluarga-keluarga. Dan yang lebih memprihatinkan lagi, adalah intoleransi sudah terjadi di Jawa, pada saat saya masih SD, hanya ada tiga orang cina termasuk saya, saya menjadi minoritas di sekolah SD tersebut. Tetapi pada saat itu saya tidak merasakan bahwa saya minoritas, mereka menerima saya dengan baik, tidak ada pembedaan dari segi suku, ras, maupun agama.

penulis :
INDRA SOSRODJOJO
DIREKTUR ANDAL SOFTWARE

 
 
Loading
  • Referensikan teman Anda untuk membaca.


Most Popular 3 Months Latest

05 Jul 2019 | 1647
26 Jun 2019 | 1411