rss

Payroll Software | Artikel Pengembangan Diri

Sharing pengalaman dalam perjalanannya untuk mengembangkan Andal Software, dari segi Leadership, People Development, dan pola berpikir untuk mengembangkan bisnis.

Membangun Teamwork

Membangun Teamwork

Budaya di Indonesia kalau memberikan sesuatu kepada orang lain harus menggunakan tangan kanan, dan karena saya lahir di Jawa, orang Jawa terlihat lebih sopan lagi, kalau misalnya untuk memberikan sesuatu dimana tangan kanannya sedang membawa sesuatu yang tidak bisa dilepaskan, dengan sangat terpaksa harus memberikan dengan tangan kiri, maka dia akan mengatakan maaf diawal.

Pada tahun 80an setelah saya lulus dari Universitas di Indonesia, saya berkesempatan untuk melanjutkan pendidikan saya di Amerika, orang Amerika seenaknya saja pada saat memberikan sesuatu, dia tidak peduli apakah tangan kanan atau tangan kiri, mana yang paling enak saja. Awalnya saya merasa tidak enak, dan merasa bahwa orang ini kurang ajar sekali terhadap saya, saya merasa tidak dihargai. Maka saya mulai memperhatikan perilaku orang Amerika pada saat mereka memberikan sesuatu kepada temannya, dan memang benar mereka tidak terlalu peduli apakah dengan tangan kanan atau tangan kiri. Orang yang menerima pada saat diberi dengan tangan kiri juga seperti biasa saja, saya merasa bahwa pasti ada yang salah dengan diri saya.

Kalau saya mengingat masa kecil saya, dan di lingkungan saya, semua anak kecil diajarkan untuk memberikan sesuatu dengan tangan kanan, sambil mengatakan kasih dengan tangan manis. Penanaman nilai ini yang akan tertanam dalam pikiran kita, dan akan mengubah perilaku kita, pada saat bertemu dengan orang lain. Bahkan permainan pada saat saya masih kecil juga mengajarkan banyak hal, seperti membangun team work, ada beberapa permainan yang mengharuskan kita bekerja sama agar kelompoknya dapat memenangkan permainan. Pada saat bermain tidak boleh curang, hal ini mengajarkan kepada kita untuk melakukan kejujuran.

Masalah persepsi ini juga terjadi di tempat kerja, dan tantangan yang terbesar dalam mengelola perusahaan yang mengedapankan pengembangan manusia adalah mengubah persepsi. Contoh yang sering terjadi pada orang baru di Andal, biasanya di Andal Software, orang orang yang dianggap bagus mempunyai potensi diri atau talenta, maka secara perlahan beban pekerjaannya akan ditambahkan, tujuannya agar mereka yang mempunyai potensi diri atau talenta, dapat menggali kemampuannya. Karena kemampuan yang terpendam yang biasa disebut dengan talenta dapat dikeluarkan hanya dengan diberi latihan yang banyak.

Seperti halnya otot, setiap manusia diberikan kemampuan untuk mengembangkan otonya menjadi kuat, caranya adalah dengan melatih angkat beban, atau berlatih. Tanpa latihan otot tidak akan terbentuk, dan semakin lama bebannya harus ditambah, agar otonya dapat menjadi lebih kuat lagi. Untuk membentuk seseorang menjadi lebih baik, maka perlu diberikan latihan-latihan agar potensi dirinya bertumbuh. Kalau orang tersebut belum siap, akhirnya dia akan mengeluh atau menggerutu di belakang, bahkan ada yang berpikir dia merasa diperas tenaganya.

Tantangan terbesar saya pada saat akan memberitahukan bahwa pemberian pekerjaan yang sulit pada seseorang adalah untuk mengembangkan dirinya, dapat juga ditanggapi karena saya adalah Direktur dan pemilik perusahaan, maka saya mempunyai kepentingan untuk mengembangkan perusahaannya. Kalau seseorang sudah mempunyai anggapan seperti ini, maka apapun yang saya katakan sangat tidak efektif. Cara mengatasi masalah ini adalah mengubah persepsi orang tersebut dari negatif menjadi positif, itupun tidak bisa saya lakukan, maka saya bisa meminjam orang lain untuk mengatakannya. Dengan menggunakan buku-buku yang bersifat positif, maka orang tersebut akan belajar banyak dari buku.

Sehingga yang dilakukan di Andal Software adalah dengan menyarankan Andalers membaca buku, dengan membaca buku, maka pikiran pikiran negatif secara perlahan akan hilang, dan karena buku ditulis oleh orang lain, maka tidak mempunyai kepentingan apapun terhadap Andal Software.

Pelajaran yang saya dapatkan
Beberapa tahun yang lalu saya sering menilai seseorang berpikir aneh, karena memang cara berpikirnya tidak sama. Sekarang saya bisa menerima cara orang lain berpikir. Saya menyadari bahwa setiap orang mempunyai latar belakang yang berbeda, dan latar belakang ini yang membuat cara orang berpikir berbeda.

Perbedaan cara berpikir ini sebenarnya akan membuat kita kaya dengan cara orang lain berpikir, bisa jadi dengan mempelajari cara berpikir orang lain, kita dapat menyelesaikan masalah yang selama ini tidak bisa terselesaikan. Masalah yang terjadi juga dimulai dari cara berpikir, kalau kita berpikir itu bukan masalah, maka kita juga merasa itu bukan masalah. Seperti pada cerita diawal saya, pada saat orang lain memberikan sesuatu dengan tangan kiri, apakah kita merasa diremehkan? Atau hal itu biasa saja. Bila seseorang sudah bisa mencapai cara berpikir untuk dapat mengerti orang lain, maka beban hidupnya akan menja sangat ringan, dan akan dengan mudah untuk mengembangkan talenta yang dimiliki. Membangun teamwork yang baik, harus dimulai dengan mau menerima kekurangan dari orang lain, untuk menerima kekurangan dari orang lain, kita harus bisa mengubah cara pandang kita.

penulis :
INDRA SOSRODJOJO
DIREKTUR ANDAL SOFTWARE

 
 
Loading
  • Referensikan teman Anda untuk membaca.


Most Popular 3 Months Latest

28 Mar 2019 | 1995