rss

Artikel Pengembangan Diri | Payroll Software

Sharing pengalaman dalam perjalanannya untuk mengembangkan Andal Software, dari segi Leadership, People Development, dan pola berpikir untuk mengembangkan bisnis.

Kebanggaan merupakan bahan bakar kemajuan organisasi

Kebanggaan merupakan bahan bakar kemajuan organisasi

Pada sekitar tahun 60an, Amerika suatu negara yang besar mengalami kelesuan, dan pada saat itu terpilih presiden yang cukup legendaris, yang bernama John F. Kennedy. Setelah John F Kennedy menjadi presiden dia tahu persis bahwa rakyat Amerika harus memiliki kebanggaan, karena pada saat itu musuh bebuyutannya Rusia, sudah bisa meluncurkan sputnik ke luar angkasa. Maka John F. Kennedy mencanangkan untuk meluncurkan pesawat ulang ke angkasa. Dan pada saat itu rakyat amerika merasa bangga, bahwa negaranya juga dapat meluncurkan pesawat luar angkasa dan mendaratkan astronot di bulan.

Sama halnya dengan perusahaan, kalau didalam perusahaan karyawannya tidak mempunyai kebanggaan atas perusahaan ditempatnya kerja, maka para karyawan tidak akan memberikan full potential untuk memajukan perusahaannya. Saya belajar banyak dari Satya Nadel CEO Microsoft yang ketiga, pada saat dia meluncurkan bukunya yang berjudul “Hit and Refresh”, buku yang sangat menginspirasi.

Microsoft selama dibawah kepemimpinan Steve Ballmer tidak banyak perkembangan, bahkan arah perusahaan juga tidak terlalu jelas, dengan membeli Nokia untuk masuk ke mobile business. Saya juga belajar dari Microsoft, Steve Ballmer adalah seorang executor yang baik, jadi pada saat Bill Gate menjadi CEO dan Steve Ballmer menjadi President. Pada saat Satya diangkat menjadi CEO Microsoft, yang dilakukan pertama kali adalah mengirimkan email ke seluruh karyawan microsoft yang berisi visi misi Microsoft. Pada saat karyawan menerima email, mereka mempunyai harapan baru untuk berkontribusi terhadap perusahaan dimana dia bekerja. Dan dapat dilihat hasilnya setelah beberapa tahun Satya menjadi CEO, banyak sekali improvement yang dilakukan oleh microsoft.

Seorang leader didalam perusahaan akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan perusahaan, seorang leader harus mempunyai visi yang jelas, dengan mempunyai visi yang jelas perusahaan akan dibawa kemana, maka semua anggota yang ada didalam perusahaan tersebut akan mengarah ke visi perusahaan. Pada awalnya mungkin hanya kecil saja yang bisa dihasilkan oleh perusahaan tersebut, buatlah hal-hal kecil yang dapat menjadi kebanggaan karyawan. Dalam pengalaman saya sekecil apapun yang diraih oleh perusahaan dapat dijadikan daya ungkit untuk membangkitkan semangat anggotanya untuk berjuang lebih besar lagi.

Apakah orang Indonesia tidak bisa berprestasi? tentunya banyak sekali orang orang Indonesia yang mempunyai kemampuan untuk berprestasi. Terakhir ini kita lihat Asian Games dan Asian Para Games, saya melihat pencapaian Indonesia sangat membanggakan, terutama dari jumlah perolehan medali emas. Mengapa baru sekarang mereka muncul untuk berjuang dalam pertandingan Asian Games dan Asian Para Games, Kenapa dari dulu prestasi di Asian Games maupun Asian Para Games tidak dapat dibanggakan? Saya melihat karena pemimpinnya yang dapat mendorong banyak orang berprestasi. Bila pemimpin suatu negara tidak tahu negaranya akan dibawa kemana, maka untuk meningkatkan kesejahteraan rakyatnya juga menjadi sulit, karena produktivitas di negara tersebut akan turun. Dan John F Kennedy memberikan pelajaran yang sangat berharga.

Pelajaran yang saya dapatkan
Pada saat sebelum Andal jatuh saya sering sekali membandingkan dengan perusahaan lain, kemudian mengkritik perusahaan lain dengan tujuan agar Andal dianggap sebagai perusahaan yang lebih baik dari perusahaan yang saya kritik. Setelah saya renungkan lagi, itu semua terjadi karena ketidakmampuan saya untuk membuat Andal lebih baik lagi, agar dilihat baik oleh orang lain, maka itulah yang saya lakukan.

Saya dapat menyadari seorang pemimpin yang selalu mengkritik dan menjatuhkan orang lain, sebenarnya dia tidak mampu untuk melakukan sesuatu. Agar dilihat hebat oleh orang lain, maka dia mulai melakukan kritik dan menjatuhkan orang lain. Sekarang saya dapat menilai kalau ada seorang pemimpin di perusahaan kemudian mengeluh, mengkritik dan menjelekan perusahaan lain, artinya dia tidak mampu.

Akhirnya saya belajar bahwa saya tidak boleh mengeluh, tidak boleh menyalahkan apalagi menyalahkan bawahan, karena kalau bawahan salah berarti saya yang tidak bisa memberikan arahan. Tidak boleh membandingkan, tidak boleh menjelekkan perusahaan lain. Kalau banyak yang tidak boleh apa yang harus saya lakukan?

Saya harus selalu berpikir positif dan berkata positif, serta belajar membuat visi, dan belajar bagaimana membangun visi menjadi kenyataan. Suatu hal yang sulit pada awalnya, tetapi setahap demi setahap saya harus bisa mempelajarinya. Setelah lebih dari 10 tahun akhirnya sudah menjadi biasa, dan hal ini yang saya turunkan ke Andalers, dengan memulai membaca buku buku pengembangan diri. Saya melihat hasil nya dalam pengembangan diri Andaler, merupakan kebanggaan sendiri melihat Andaler bisa berprestasi, terutama pada saat Customer Gathering tanggal 10 Oktober yang lalu, saya melihat potensi anak-anak terungkap semuanya, mereka bebas mengkreasikan apa yang mereka bayangkan sebelumnya.

penulis :
INDRA SOSRODJOJO
DIREKTUR ANDAL SOFTWARE

 
 
Loading
  • Referensikan teman Anda untuk membaca.


Most Popular 3 Months Latest

12 Oct 2018 | 1107