rss

Payroll Software | Artikel Pengembangan Diri

Sharing pengalaman dalam perjalanannya untuk mengembangkan Andal Software, dari segi Leadership, People Development, dan pola berpikir untuk mengembangkan bisnis.

Cara Berpikir Entrepreneur

Cara Berpikir Entrepreneur

Sering saya bertemu dengan teman yang ingin berpindah dari profesional menjadi entrepreneur, dari sekian banyak yang ingin menjadi entrepreneur hanya beberapa orang saja yang benar-benar merealisasikannya, dan dari yang merealisasikannya hanya 3 % saja yang berhasil, lainnya kembali lagi menjadi profesional. Sebenarnya apa yang terjadi antara yang mau melakukan dan berhasil dengan yang hanya keinginan saja, atau yang mencoba tetapi kembali lagi ke profesional.

Saya mempunyai pengalaman dengan supir saya, beberapa waktu yang lalu supir saya mengundurkan diri dan dia bilang sudah membeli mobil dengan cicilan. Dia akan menjalankan taksi online, terus saya bertanya apakah bisa menutupi uang cicilan bulanan ? terus dia katakan bisa, bahkan cukup untuk hidup sederhana bersama keluarganya. Kemudian dia mengatakan kalau memang nanti sudah berhasil menabung dari hasil taksinya, dia akan mengambil mobil lagi, kemudian mengajak temannya untuk membawa mobilnya dan setoran setiap hari, sehingga dia punya dua mobil. Nanti kalau sudah punya 5 mobil, dia akan di rumah saja untuk mengelolah perusahaan taksi kecilnya. Begitu dia menceritakan rencananya, saya katakan sama dia, ya sudah kamu boleh keluar, dan semoga sukses.

Sebelum membeli mobil untuk taksi online, setahun sebelumnya dia punya rencana untuk menjual bakso, karena menurut dia, dia punya resep bakso yang enak dan banyak yang suka. Kemudian dia mau mengumpulkan uang untuk kontrak tempat. Terus saya katakan, kalau mau jualan bakso jangan kontrak tempat, pakai gerobak saja, karena kalau kontrak nanti baksonya tidak laku, maka uang kontrakannya akan terbuang begitu saja. Akhirnya dia ikut nasehat saya, dan memutuskan untuk taksi online.

Apa yang saya pelajari dari supir saya, dia mengalami perubahan cara berpikir, pada saat mau membuka bakso perhitungannya tidak matang, dan dia mau belajar bagaimana caranya membangun bisnis, dia dapat mengatakan pada saya, kalau seandainya usaha taksinya tidak berhasil paling tidak dia masih punya mobilnya.

Ada dua pelajaran yang menurut saya, supir saya lakukan.

  1. Dengan usaha taksi online maka dia mempunyai aset mobil yang dapat menghasilkan uang. Sedangkan kalau dagang bakso dengan mengontrak tempat, maka jualan baksonya harus dapat menutupi biaya sewa tempatnya. Dan membuka warung baru, omsetnya belum tentu dapat untuk menutupi biaya sewa.
  2. Dalam membangun bisnis sistem menjadi sangat penting, dengan ikut taksi online maka sistemnya sudah ada tinggal memakai saja, sehingga dapat langsung menghasilkan uang. Sedangkan kalau dagang bakso sendiri, belum ada sistem, bagaimana caranya menarik pelanggan, sistem untuk operasional di warungnya, serta pengelolahan persediaan barang.

Cara membangun Aset
Seseorang profesional pun dapat sukses bila dia dapat membangun aset, kebanyakan lulusan baru yang dikejar adalah uang pada saat bekerja. Sehingga dia akan memilih perusahaan yang memberikan gaji lebih besar, terlepas dari pekerjaan apa yang akan diberikan padanya. Pada saat saya baru lulus yang saya kejar adalah keterampilan yang dapat saya pelajari, dan keterampilan itu harus sesuai dengan apa yang sedang saya kejar.

Pada saat saya baru lulus, saya ditawarkan pekerjaan untuk memegang departemen komputer di suatu perusahaan yang baru mulai mengadakan departemen Komputer. Kemudian saya dijanjikan akan diberikan training, tanpa berpikir panjang dan menanyakan berapa gajinya, saya langsung terima pekerjaan tersebut. Dan saya bekerja sampai larut malam, untuk mempelajari cara membuat program. Setelah dua tahun lebih saya bekerja, saya menguasai programming, teknik-teknik yang tersulit dalam programming saya dapat melakukannya.

Saya telah membangun aset, keterampilan untuk menulis program, dan pada saat saya melanjutkan kuliah di Amerika, saya mendapatkan pekerjaan yang cukup bagus, karena saya dapat melakukan pemograman yang saya pelajari itu. Dan pengetahuan tersebut yang melatar belakangi saya membangun Andal Software.

Seandainya pada saat itu saya bertanya berapa gaji yang akan diberikan kepada saya, mungkin saya tidak akan menerima pekerjaan tersebut.

Membangun sistem
Dalam membangun bisnis, membuat sistem adalah hal yang paling sulit, saya mempunyai saudara yang sedang membangun usaha kaos untuk promosi, dan perusahaannya mulai besar, sekarang ini sedang kesulitan dalam memantau pembayaran dari pelanggan. Saya lihat masalahnya adalah sistemnya belum ada. Sehingga mengalami kesulitan dalam mencocokan tagihan dengan uang yang diterima dan juga piutang.

Pengalaman di Andal Software, saya membangun sistem cukup lama, sekarang ini setelah sistemnya sudah terlihat dengan jelas, sangat mudah untuk melakukan strategi. Walaupun demikian saya masih selalu memperbaiki sistemnya, karena sistem di perusahaan yang kecil akan berbeda dengan perusahaan yang sedang berkembang.

Pelajaran yang saya dapatkan
Kesuksesan seseorang bukan hanya ditentukan apakah dia seorang profesional atau entrepreneur, melainkan cara berpikir, kalau seorang yang dapat berpikir entrepreneur dengan memperbesar aset yang dimiliki, maka saya sangat yakin dia akan menjadi sukses juga. Karena seorang profesional sekalipun kalau dia menguasai bidangnya maka banyak perusahaan yang membutuhkannya.

 


penulis :
INDRA SOSRODJOJO
DIREKTUR ANDAL SOFTWARE

Loading
  • Referensikan teman Anda untuk membaca.


Most Popular 3 Months Latest

19 Dec 2019 | 920
16 Jan 2020 | 840
06 Dec 2019 | 772