rss

Payroll Software | Artikel Pengembangan Diri

Sharing pengalaman dalam perjalanannya untuk mengembangkan Andal Software, dari segi Leadership, People Development, dan pola berpikir untuk mengembangkan bisnis.

Harta Warisan

Harta Warisan

Saya banyak berdiskusi dengan beberapa teman tentang harta warisan, sangat menarik sekali membicarakan harta warisan, karena harta warisan tidak banyak dibicarakan di publik. Teman saya bercerita bahwa dia mempunyai saudara yang sangat kaya, mempunyai banyak uang simpanan di bank. Setelah saudaranya meninggal, maka harta warisan tersebut jatuh ke kedua anaknya. Dan setiap anak mempunyai uang yang cukup untuk hidup di golongan ekonomi menengah. Tetapi apa yang terjadi dalam waktu 3 – 4 tahun, semua uangnya habis, dan anaknya menjadi orang yang sulit untuk hidup.

Pada saat membicarakan harta warisan dengan teman saya, saya teringat sebuat buku yang pernah saya baca judulnya “The Richest Man from Babylon” ditulis oleh George S. Clason. Dalam buku tersebut ada seorang kaya di Babylon, kemudian menyuruh anaknya untuk merantau, dia bekali uang dan emas, dan di samping uang dan emas dia juga dibekali surat yang tidak boleh dibuka. Pada saat kamu mempunyai masalah yang besar baru kamu boleh buka surat tersebut.

Di dalam perjalanan mengembara si Anak ini banyak ditipu, singkat cerita uangnya habis. Untuk makan saja menjadi sulit, pada saat dia merasa kesulitan maka dia teringat akan pesan ayahnya untuk membaca tulisan yang selalu ia bawa. Setelah membaca tulisan tersebut ia baru sadar, dan akhirnya dia menjadi sukses.

Banyak orang tua yang bekerja keras, kalau saya tanyakan, kebanyakan dari teman saya mengatakan untuk mempersiapkan anaknya pada suatu saat nanti sehingga anaknya akan mempunyai uang. Tetapi orang tua banyak yang lupa, yang dibutuhkan oleh seorang anak bukannya uang, melainkan bagaimana si anak dibekali agar dapat mencari uang. Ada perbedaan yang besar antara dibekali dengan uang dan dibekali ilmu bagaimana cara mencari uang.

Banyak orang tua yang sangat menyayangi anaknya, sehingga mereka bekerja keras untuk mencari uang dengan tujuan agar dapat memberikan apa yang diinginkan oleh anaknya. Sehingga mereka tidak mempunyai waktu untuk memberikan pendidikan untuk bekal di waktu dewasa nanti. Pendidikan yang dimaksud adalah bukan pendidikan formal di sekolah, tetapi pendidikan bagaimana dapat menjalani kehidupan dengan baik, nantinya. Pendidikan kehidupan akan didapatkan di dalam keluarga.

Saya sangat beruntung saya mendapatkan harta warisan yang tidak akan pernah habis dari orang tua saya. Saya banyak belajar tentang kehidupan dari ayah dan ibu saya, mereka mempunyai cukup waktu untuk anak-anaknya, saya selalu ingat hampir setiap malam saya dapat duduk bersama dengan ayah dan ibu saya, kita berbicara hal-hal tentang kehidupan. Walaupun ayah dan ibu saya pendidikannya tidak lulus SMP, tetapi karena mereka bekerja keras untuk membangun usaha, mereka mempunyai kebijaksanaan yang menurut saya luar biasa.

Pelajaran yang saya dapatkan
Harta warisan yang sangat berharga untuk anak bukannya materi yang berkelimpahan, ya tentunya kita sangat bersyukur kalau diberikan materi yang berlimpah. Tetapi warisan yang sangat berharga adalah pendidikan dari keluarga bagaimana kita dapat membangun kehidupan yang berarti.

Dan sekarang saya baru mengerti mengapa Bill Gate, Waren Buffet mewariskan hartanya pada anaknya tidak lebih dari 5% dari total harta mereka. Kedua orang kaya tersebut menyumbangkan hartanya untuk proyek kemanusiaan.

Saya pernah membaca buku yang ditulis oleh anaknya Warren Buffet namanya Peter Buffet, di dalam buku tersebut dia berjuang untuk menjalani kehidupan, tidaklah mudah untuk Peter sebagai anaknya orang yang sangat kaya, kemudian harus mulai berjuang dari bawah. Dan memang akhirnya berhasil, Peter merasakan kepuasan tersendiri atas keberhasilan yang dapat dia raih.

 


penulis :
INDRA SOSRODJOJO
DIREKTUR ANDAL SOFTWARE

Loading
  • Referensikan teman Anda untuk membaca.


Most Popular 3 Months Latest

No data to display