rss

Artikel Pengembangan Diri | Payroll Software

Sharing pengalaman dalam perjalanannya untuk mengembangkan Andal Software, dari segi Leadership, People Development, dan pola berpikir untuk mengembangkan bisnis.

Latar Belakang Misi Andal “Helping Others Grow”

Latar Belakang Misi Andal “Helping Others Grow”

Saya membaca buku John C. Maxwell, salah satu penulis buku favorit saya di bidang leadership. Di dalam buku tersebut tertulis “Greatness is not found in Possesion, Power, Position or Prestige. It is discovered in goodness, Humility, and Service”. Awalnya saya tidak mengerti, karena yang saya tahu banyak sekali orang untuk mengejar kekuasaan seperti menjadi pemuka suatu partai, CEO, President direktur atau kekuasaan yang lainnya. Bisa juga ingin memiliki mobil mewah, rumah bagus, dengan maksud agar dilihat seperti besar.

Tetapi setelah saya mengetahui kata-kata John C. Maxwell di atas. Saya mulai melihat yang lainnya. Seperti Santa Theresia dari Kalkuta yang mempunyai nama besar di dalam kemiskinan untuk membantu banyak orang yang terpinggirkan di India. Kemudian saya mulai melihat di sekeliling saya. Orang-orang yang saya anggap orang besar adalah orang yang mempunyai banyak kenalan dan dihargai oleh banyak orang. Ternyata orang-orang seperti ini tidak menunjukan kekayaannya atau kekuasaannya. Tetapi mereka memperlihatkan kesederhanaannya dan kebaikannya pada orang lain dengan membantu orang lain.

Dari latar belakang pemikiran tersebut di atas, saya mulai berpikir bahwa untuk menjadikan Andal Software maju dan berkembang bukan dengan kekuasaan saya sebagai direktur Andal Software. Tetapi dengan mengembangkan orang-orang yang ada di Andal Software. Awalnya menjadi tidak mudah, karena memang saya belum yakin bahwa hal tersebut adalah jalan yang benar untuk menuju pertumbuhan. Karena saya banyak melihat perusahaan-perusahaan lain, bagaimana mereka memperlakukan karyawannya.

Dengan banyak membaca buku-buku dari perusahaan internasional yang maju dan berkembang. Saya mulai yakin bahwa untuk mengembangkan perusahaan harus dimulai dari mengembangkan orang-orang yang ada di dalam perusahaan tersebut. Kemudian tercetuslah ide untuk memberikan misi Andal Software menjadi “Helping Others Grow”. Karena itu sudah menjadi misi, maka bagaimana caranya saya dan tim kecil dapat membantu tim yang lainnya di dalam Andal Software menjadi orang-orang yang dapat bertumbuh.

Kejadian yang tidak biasa, seperti pada saat ada orang yang menurut saya bagus pada saat itu mengundurkan diri. Saya akan menahan agar orang tersebut tidak jadi keluar dari Andal Software. Tetai pada saat misi Helping Others Grow dicanangkan, saya harus merelakan bila ada orang yang keluar dari Andal. Karena pada saat orang dari Andal keluar biasanya dia akan mendapatkan pekerjaan yang lebih baik, dan tentunya dengan gaji yang lebih baik dibandingkan di Andal Software. Maka saya harus merelakan untuk dia pergi meninggalkan Andal Software.

Setelah saya mulai merelakan dan melepaskan tanpa ada perasaan menyesal atau kesal, saya mulai melihat sesuatu yang berbeda. Bahwa pada saat ada karyawan keluar, saya akan mendapatkan karyawan yang lebih baik, dan hasil kerjanya juga bisa lebih baik. Walaupun harus dilakukan training dan diberikan pendampingan. Ternyata secara tidak sadar, terjadi perubahan kultur perusahaan, dan orang-orang yang keluar biasanya tidak cocok dengan kultur yang baru atau dia memang mendapatkan kesempatan yang lebih baik

Orang-orang yang baru masuk dapat menyesuaikan dengan kultur yang sedang dibangun di Andal Software karena kultur Andal semakin lama semakin kuat dan jelas. Bahwa Andalers rata-rata adalah achiever dan selalu mau mempelajari hal-hal yang baru dan suka dengan tantangan baru. Maka pertumbuhan Andalers sangat cepat, baik dari kemampuan, skill dan knowledge. Orang yang bekerjanya di bawah rata-rata yang ada di Andal akan merasa tertinggal.

Baru dua tahun yang lalu Andal Software dapat menentukan visinya yaitu “To make work easier through technology”. Visi ini dicari di dalam organisasi dimana kulturnya sudah terbentuk. Andalers selalu akan mencari cara bekerja yang lebih mudah. Bila ada kesulitan yang terjadi di customer, kami akan selalu mencari jalan yang paling mudah. Dengan visi di atas maka permasalahan-permasalahan yang dihadapi di customer kami anggap sebagai harta karun karena dengan permasalahan yang ada di customer, kami akan berpikir bagaimana cara menyelesaikannya. Kemudian dari cara menyelesaikan ini biasanya akan mendapatkan fitur baru, baik di produk maupun tools yang kami buat.

Pelajaran Yang Didapatkan
Dari pengalaman yang sudah 30 tahun membangun Andal, kalau saya boleh melakukan evaluasi. Ternyata pemikiran saya di awal salah besar karena pada saat awal mendirikan Andal Software saya berpikir untuk menjadi besar harus mempunyai kekuasaan, posisi dan prestis. Tetapi kenyataannya hal tersebut bukan jalan untuk menjadi besar. Melainkan kebaikan, kemanusiaan dan pelayanan yang membuat suatu organisasi menjadi besar.

Saya baru mengerti dan percaya apa yang dikatakan oleh John C. Maxwell setelah mengalami perjalanan yang sangat panjang. Sekarang saya menjadi banyak membaca buku, dari membaca buku, saya akan mendapatkan banyak pengetahuan. Dari pengetahuan yang telah didapatkan dapat digunakan pada saat mendapatkan permasalahan dan juga bisa mengubah sudut pandang. Perubahan sudut pandang akan sangat berpengaruh dalam mengambil keputusan yang jauh lebih baik.

penulis :
INDRA SOSRODJOJO
DIREKTUR ANDAL SOFTWARE

 
 
Loading
  • Referensikan teman Anda untuk membaca.


Most Popular 3 Months Latest

06 Apr 2018 | 862