rss

Artikel Pengembangan Diri | Payroll Software

Sharing pengalaman dalam perjalanannya untuk mengembangkan Andal Software, dari segi Leadership, People Development, dan pola berpikir untuk mengembangkan bisnis.

Persisten Kunci Keberhasilan Dalam Usaha

Persisten Kunci Keberhasilan Dalam Usaha

Dalam setiap usaha pasti ada rintangan yang harus kita lalui. Saya belajar hal ini pada saat saya masih di SMP. Ketika saya ikut pramuka, setiap kegiatan camping selalu ada kegiatan yang disebut dengan mencari jejak. Kegiatannya adalah kita disuruh menyelusuri jalan yang akhirnya akan kembali ke tempat dimana kita berangkat. Di dalam perjalanan ada pos-pos jaga dan di setiap pos jaga ada permainan yang harus diselesaikan. Di dalam perjalanan antara satu pos dengan pos yang lain akan diberikan tanda-tanda bagaimana kita akan mencapai ke pos berikutnya.

Panitia sangat pandai mencari jejak dalam rute untuk perjalanan kita. Di sana akan banyak rintangan yang harus dilalui. Mulai dari menyeberang sungai, jalan yang membingungkan, harus dapat membaca tanda-tanda dari tanaman, sungai, dan tanda lainnya. Artinya selama dalam perjalanan kita harus selalu waspada tidak boleh lengah. Kalau tidak maka kita tidak akan dapat melakukan interpretasi kode yang menunjukkan jalan yang harus dilalui. Ada juga tumpukan batu, kemudian ada batu yang menjadi tanda sebagai arah kemana kita harus berjalan.

Semua rintangan-rintangan yang kita lalui akan menuju ke suatu tujuan yang kita inginkan. Dan ada juga regu lain yang sulit untuk menerjemahkan rintangan yang dialaminya, sehingga regu tersebut tidak dapat mencapai ke tujuannya. Pada saat kita menghadapi rintangan kita harus tenang, tidak boleh gugup apa lagi pada saat kita tersesat. Membaca petunjuk dan mengerti petunjuk menjadi penting. Kadang-kadang kita harus membaca berulang-ulang petunjuk yang diberikan, dan kita cocokan dengan yang terjadi di dalam perjalanan.

Di dalam pekerjaan atau membangun usaha akan sama perjalanannya, kita akan menemui banyak rintangan. Seorang yang bekerja misalnya dari seorang staff, dia akan mengalami banyak rintangan, kenapa ada rintangannya. Karena dia harus mengerjakan sesuatu yang sebelumnya belum pernah dilakukan. Semua pengalaman baru akan mengalami kesulitan dalam mengerjakan pekerjaan-pekerjaan yang baru, tetapi kalau dia tidak mau melakukan pekerjaan yang baru. Maka pekerjaan dia tidak akan meningkat, karena ya memang kemampuannya tidak meningkat juga.

Seorang karyawan yang sangat antusias untuk mengerjakan hal baru, maka dia akan menemui banyak tantangan. Tetapi kalau sudah dilakukan lama-lama dia akan mahir dan akan mendapatkan skill baru. Kalau menerima tantangan lagi, dia mengerjakannya dengan baik dan selalu mau belajar. Maka ilmu yang didapatkan akan banyak sekali pada saat bekerja. Orang-orang yang seperti ini adalah orang yang banyak dicari di perusahaan-perusahaan, sehingga nilai orang tersebut akan naik. Pada saat nilainya naik, banyak perusahaan yang mencari maka gajipun akan naik secara signifikan.

Tetapi di luaran saya sering mendengar orang yang mencari jalan pintas, dengan pindah-pindah pekerjaan agar gajinya dapat naik. Apa yang terjadi? Karena kemampuannya tidak bertambah pada suatu saat akan terjadi stagnan. Tidak ada perusahaan yang mau menerimanya dengan gaji yang diminta, karena memang tidak ada skill yang dapat dijual di perusahaan.

Pelajaran Yang Saya Dapatkan
Pelajaran apa yang bisa saya dapatkan dari tantangan yang kita hadapi. Di dalam menjalankan Andal Software, tidak sedikit customer yang mengeluh, karena memang jumlah customer kita banyak. Walaupun memang kalau kita lihat presentasinya dari jumlah customer yang ada dan jumlah keluhan customer yang nilai presentasinya kecil. Tetapi karena jumlah customer kita banyak, jumlahnya akan banyak juga. Yang kita lihat dari keluhan customer biasanya kita filter terdahulu keluhan yang masuk dari customer.

Berdasarkan keluhan yang kita dapatkan, kita dapat memperbaiki sistem yang ada di Andal. Keluhan customer ini kita catat, dan dikelompokan mana keluhan yang paling banyak. Keluhan yang jenisnya sama akan kita review kemudian dicarikan solusinya. Hasil dari perbaikan-perbaikan ini menjadi fitur di aplikasi yang sangat baik. Sebetulnya hasil keluhan itu merupakan kebutuhan customer yang sesungguhnya. Apakah setiap keluhan kita tanggapi? Tidak juga kalau yang keluhan masalah tertentu hanya satu atau dua customer dan setelah kita review itu tidak berdampak lebih baik untuk customer yang lain, biasanya kita letakan di prioritas yang paling rendah.

Kalau Andal merasa bahwa keluhan dari customer adalah sesuatu hal yang tidak baik, maka kita akan selesaikan keluhan dan kalau sudah selesai artinya selesai juga. Maka kita tidak akan pernah memperbaiki produk kita. Sehingga kita melihat keluhan customer merupakan sesuatu yang positif artinya customer masih perduli dan mau memberikan masukan atas produk kita. Walaupun kadang cara menyampaikannya tidak enak, tetapi kita tetap terima dengan baik. Karena kita tahu bahwa itu adalah masukan yang baik untuk Andal.

penulis :
INDRA SOSRODJOJO
DIREKTUR ANDAL SOFTWARE

 
 
Loading
  • Referensikan teman Anda untuk membaca.


Most Popular 3 Months Latest