rss

Artikel Pengembangan Diri | Payroll Software

Sharing pengalaman dalam perjalanannya untuk mengembangkan Andal Software, dari segi Leadership, People Development, dan pola berpikir untuk mengembangkan bisnis.

Menjadi Ranting yang Bernilai

Menjadi Ranting yang Bernilai

Saat saya masih kecil, saya senang sekali dengan pohon mangga yang ditanam di halaman belakang rumah. Saya ingat benar itu mangga gedong dan pohonnya sangat rindang. Saya sering naik ke atas pohon dan dahannya bisa untuk tiduran atau duduk sambil menikmati mangga yang setengah matang. Ranting-ranting yang berbuah lebat biasanya adalah ranting yang masih menempel erat pada batang besar. Sedangkan ranting-ranting yang tidak kokoh menempel pada batang pohonnya menjadi kering dan lama-lama ranting tersebut akan mati.

Matinya ranting di dalam satu pohon karena ranting tersebut tidak mendapatkan makanan yang cukup dari batang pohonnya. Sehingga tidak cukup makanan untuk bisa bertumbuh subur apalagi untuk berbunga yang akan menghasilkan buah. Sehingga pada saat itu saya belajar bahwa ranting yang tidak lagi subur akan langsung saya potong. Agar makanan dari akar pohon dapat disalurkan ke ranting yang akan berbuah, sehingga akan menghasilkan buah yang lebat.

Pelajaran Yang Saya Dapatkan
Banyak sekali pelajaran yang saya dapatkan kalau belajar dari falsafah pohon. Pada saat pohon mangga masih kecil, batang pohonya juga kecil. Batang pohon yang kecil tidak memiliki ranting, yang ada hanyalah daun. Jadi batang pohon yang kecil sama fungsinya seperti ranting yang mendapatkan makanan dari akar dan diolah oleh daun yang menempel pada batang pohonnya.

Pada saat organisasi atau perusahaan masih kecil, semuanya dikerjakan sendiri. Saya memulai Andal Software seorang diri, dan semua pekerjaan dari programming, sales, support semua dikerjakan sendiri karena memang belum banyak customernya. Pada saat perusahaan mulai berkembang, saya mulai mempunyai assisten sebagai programmer. Lama-kelamaan Andal Software memiliki team sales, kemudian team untuk administrasi. Ibarat pohon sudah mulai ada batangnya sudah mulai tumbuh besar, sehingga sudah mulai mempunyai ranting yang sangat kecil.

Pada saat pohon mangga mulai mempunyai ranting, pokok pohon mangga harus menjadi kuat. Karena akar di batang pohon tersebut akan melekatkan ranting-ranting yang akan bertumbuh menjadi besar juga. Seorang pemimpin di dalam perusahaan juga harus menjadi kuat. Dalam arti mempunyai karakter yang kuat dan tidak mudah terbawa arus yang tidak menuju ke suatu tujuan. Kalau kita perhatikan pohon mangga pada saat pohonnya miring, maka ujungnya pasti akan berusaha untuk tumbuh tegak menuju ke arah matahari.

Seorang pemimpin harus fokus pada visi perusahaan, tidak boleh tergoda oleh berbagai macam tawaran untuk mengerjakan yang bukan menjadi tujuan perusahaan. Ranting-ranting yang menempel erat pada batang pohonnya maka ranting tersebut juga akan tumbuh menjadi ranting yang subur dan nantinya akan berbuah lebat. Di dalam organisasi kepala divisi atau kepala departemen di dalam suatu perusahaan, harus mempunyai hubungan yang sangat baik dengan direkturnya. Di dalam organisasi seorang direktur harus memulai membangun hubungan yang baik dengan para kepala divisi atau departemen.

Hubungan yang baik ini akan membuat para kepala divisi mengerti dengan jelas arah perusahaan mau kemana. Bila di dalam organsisai kepala divisi atau kepala departemen tidak dapat menyatu dengan pemimpinnya maka departemen perkembangan tersebut akan lambat dan juga tidak dapat membuat organisasi berkembang dengan cepat. Andal Software dalam perjalanannya yang cukup panjang. Beberapa tahun yang lalu pernah mengalami ada seorang kepala bagian tidak dapat menyatu dengan direkturnya, akibatnya departemen di bawahnya tidak berkembang.

Setelah kepala bagian tersebut diganti dengan lainnya, maka organisasi bertumbuh secara pesat. Orang-orang yang dulu di dalam departemen tersebut ternyata mempunyai bakat-bakat yang luar biasa, dan dapat berkembang dengan baik. Kepala bagian yang tidak baik, tidak dapat mengembangkan orang-orang yang ada di dalam departemennya, sehingga pertumbuhan dari organisasi menjadi lambat.

Saya pernah ditanya oleh teman saya, “Bagaimana cara mengatasi orang seperti itu?” Pengalaman saya dalam bertanam pohon kalau memang ranting yang terlihat kurang baik, dicoba untuk diperbaiki. Tetapi kalau tidak dapat diperbaiki sebaiknya dipotong. Karena dengan dipotong maka makanan yang diberikan ke ranting tersebut dapat diberikan ke ranting lainnya, dan ranting lainnya pasti akan menghasilkan buah yang lebat.

Saya tidak pernah ragu untuk memotong ranting-ranting yang tidak produktif, dan juga perlu hati-hati dengan parasit yang tumbuh di ranting-ranting. Parasit tersebut juga bisa mematikan ranting yang subur. Sebelum membuat mati rantingnya, parasit harus langsung dicabut. Kesulitannya adalah daun dari parasit hampir mirip dengan daun pohon itu sendiri. Jadi diperlukan kejelihan untuk melihat tanaman parasit. Di sini diperlukan kesabaran dan ketelitian hingga detail, karena saya belajar bahwa The devil is in the detail. Penyakitnya adalah pada detail, sehingga seorang direktur yang tidak menguasai detail sampai batas yang diperlukan, perlu hati-hati.

penulis :
INDRA SOSRODJOJO
DIREKTUR ANDAL SOFTWARE

 
 
Loading
  • Referensikan teman Anda untuk membaca.


Most Popular 3 Months Latest

29 Jun 2018 | 968