rss

Payroll Software | Artikel Pengembangan Diri

Sharing pengalaman dalam perjalanannya untuk mengembangkan Andal Software, dari segi Leadership, People Development, dan pola berpikir untuk mengembangkan bisnis.

Meretas Belenggu Kemiskinan

Meretas Belenggu Kemiskinan

Pada saat awal saya belajar bagaimana cara berpikir orang yang sukses, sulit sekali untuk mempercayai bahwa cara berpikir kita akan berpengaruh terhadap kehidupan kita. Tetapi karena yang berbicara pada saya adalah orang yang memang sudah ada di kehidupan apa yang saya inginkan, maka saya percaya saja. Walaupun pada awalnya saya tidak terlalu yakin apa yang dikatakannya.

Setelah saya mengetahui bahwa cara berpikir akan berpengaruh terhadap kehidupan kita, saya sering sekali banyak bertanya dengan teman yang karirnya bagus maupun yang karirnya tidak terlalu bagus. Kebanyakan dari mereka yang karirnya tidak bagus banyak yang mengeluh, mereka merasa bahwa gajinya sudah ditakar, mengeluh tentang lingkungan kerja.

Apa yang saya pikirkan kalau memang mereka mengeluh dengan lingkungan kerjanya maupun gaji yang diterimanya, pertanyaan saya sederhana, mengapa tidak cari pekerjaan lain saja yang lebih baik? jawab mereka adalah “ya..saya sudah lama bekerja disini, sehingga sulit untuk saya mencari pekerjaan lain”.

Memang pada saat mendapatkan pekerjaan yang baru, belum tentu lingkungan yang baru juga cocok, tetapi paling tidak sudah mencoba sesuatu yang baru, dan mereka akan belajar dengan hal-hal baru, menyesuaikan lingkungan baru. Biasanya orang kalau sudah merasa nyaman, sulit sekali untuk bertindak diluar zona kenyamanannya. Dan saya baru tahu yang disebut dengan zona nyaman, bukan orang yang berkecukupan.

Saya mengenal teman yang dia memang sudah nyaman dengan pekerjaannya, walaupun dia banyak hutang kartu kredit. Yang saya tidak mengerti adalah bagaimana caranya dia untuk dapat lepas dari semua hutang yang dia miliki. Dan saya lihat dia merasa nyaman di zonanya.
Manusia mempunyai rasa takut yang perlu digunakan untuk melindungi diri kita, tetapi rasa takut yang berlebihan akan membelenggu kebebasan kita untuk bertindak. Bila seseorang tidak berani bertindak, maka dia tidak akan mempunyai skill yang baru yang mungkin dapat digunakan untuk meraih kesuksesan.

Biasanya orang yang penuh ketakutan didalam otaknya mempunyai sinetron sendiri, sehingga sebelum bertindak sudah membayangkan sesuatu yang tidak enak untuk dirinya akan terjadi kalau melakukan tindakan yang baru tersebut. Sekarang ini saya lebih banyak berpikir apa yang saya dapatkan seandainya saya melakukan ini? jadi yang saya bayangkan adalah rewardnya bukan kegagalannya.

Orang yang sering berdalih juga akan membelenggu kebebasannya, misalnya ada suatu janji penting yang harus dihadiri, tiba-tiba hujan besar dan jalanan keluar banjir, bisa saja orang yang suka berdalih akan menggeser janjinya hanya karena banjir. Mereka tidak berusaha untuk melakukan sesuatu agar janji tersebut dapat terlaksana.

Di kantor juga sering terjadi, ada orang yang sering datang terlambat, dengan alasan macet, susah kendaraan dan sebagainya. Kebiasaan untuk memberikan alasan untuk tidak melakukan pekerjaannya, masalahnya adalah kedisiplinan. Sedangkan menurut Nancy Dornan salah satu orang yang sukses di Amerika mengatakan bahwa discipline create option. Dengan kita melakukan disiplin diri, maka kita akan mendapatkan banyak pilihan di dalam hidup ini. Baik itu pilihan tentang pekerjaan, karena banyak perusahaan yang menyukai orang-orang yang disiplin, atau pilihan lainnya.

Tidak mudah memang untuk belajar disiplin, saya juga merasakan untuk disiplin diri, sekarang ini sudah menjadi kebiasaan saya untuk berangkat dari rumah jam 6.30 menuju kantor. Dan tiba dikantor pukul 7.15. Hanya untuk disiplin diri saja, bisakan saya secara rutin berangkat pukul 6.30 dari rumah, tidak terlambat? karena biasanya kebiasaan akan menjadi luntur setelah dijalankan beberapa waktu.

Tetapi setelah lebih dari setahun saya melakukan hal yang sama, saya akan merasa tidak enak kalau terlambat. Dan tentunya pekerjaan-pekerjaan lain, yang harus saya lakukan secara rutin. Dan sekarang saya masih terus berusaha untuk beberapa pekerjaan lainnya yang harus saya lakukan secara rutin, diantaranya olah raga, menulis agenda dan mereview agenda.

Pelajaran yang saya dapatkan
Zona nyaman seseorang tidak harus dalam keadaan bagus secara ekonomi, bila orang sudah masuk ke dalam zona nyaman sangatlah berbahaya, karena mereka akan mengalami stagnasi dalam kehidupan. Untuk keluar dari zona nyaman kita harus dapat bermimpi yang lebih besar lagi, sehingga dapat menggerakan kita kearah yang lebih besar lagi.

Bila saya sudah merasa tidak punya banyak pekerjaan, maka yang saya lakukan adalah menentukan goal yang lebih besar lagi. Pada saat mempunyai goal yang lebih besar, tentunya semua organisasi akan bergerak, karena ada energi yang besar untuk mendorong seluruh organisasi naik.

 


penulis :
INDRA SOSRODJOJO
DIREKTUR ANDAL SOFTWARE

Loading
  • Referensikan teman Anda untuk membaca.


Most Popular 3 Months Latest

05 Jul 2019 | 2043
30 Aug 2019 | 1716