rss

Payroll Software | Artikel Pengembangan Diri

Sharing pengalaman dalam perjalanannya untuk mengembangkan Andal Software, dari segi Leadership, People Development, dan pola berpikir untuk mengembangkan bisnis.

Belajar Kesuksesan Dari Api Unggun

Belajar Kesuksesan Dari Api Unggun

Saya sering membuat api unggun pada saat sekolah di SMP, dimana saya ikut kegiatan pramuka. Untuk dapat membuat api unggun yang dapat menyala menjadi besar diperlukan persiapan yang matang, diantaranya adalah memilih kayu yang cukup kering untuk dibakar. Kalau kayu tersebut belum cukup kering biasanya harus dijemur terlebih dahulu, agar mudah terbakar. Kadang teman saya yang lain meminta kayu yang telah terbakar untuk digunakan membuat api unggun di depan tenda teman saya.

Api yang diambil dari api unggun di tempat saya, belum tentu dapat menyala menjadi besar, karena mudah atau tidaknya api dapat menyala sangat tergantung dari kayu yang akan dibakar, kalau kayunya berasal dari tanaman yang muda, maka apinya akan cepat padam, karena kayunya akan dengan mudah terbakar tetapi tidak tahan lama.  Kalau kayu yang lainnya tidak kering, maka akan sulit untuk membuat api unggun walaupun api diambil dari kayu yang menyala besar dari api unggun tempat lain.

Dalam organisasi atau perusahaan akan terjadi hal yang sama, seorang yang merasa dirinya hebat di dalam perusahaan yang sudah mapan, kemudian ditarik oleh perusahaan lain yang baru mulai, dia tidak dapat memberikan prestasi sebagus di perusahaan yang lama yang telah mempunyai sistem yang bagus. Seseorang dapat tumbuh dan berkembang dengan baik bila dia ada di dalam lingkungan yang dapat membuat seseorang itu bertumbuh dan berkembang.

Sama halnya dengan pemain basket yang top seperti Kareem dari UCLA. Dia adalah pemain yang top, di bawah bimbingan John Wooden, seandainya Kareem tidak ditangani John Wooden dan teamnya belum tentu dia menjadi pemain yang top. Kareem sangat mengagumi mentor sekaligus temannya yang bernama John Wooden.

Saya sering sekali bertemu dengan teman saya dan pada saat dia menceritakan pengalaman di perusahaan sebelumnya, dia mengatakan bahwa dia telah melakukan banyak hal sehingga perusahaannya menjadi berkembang. Kadang saya bertanya dalam hati, setelah perusahaan tersebut ditinggalkan apakah perusahaan tersebut masih terus berkembang ? kalau jawabannya ya, perkembangan perusahaan tersebut bukan semata karena dia, ya mungkin dia banyak mempunyai andil dalam mengembangkan perusahaan. Tetapi banyak team di dalam perusahaan tersebut yang menunjang agar dia dapat memberikan kontribusi.

Pelajaran yang saya dapatkan
Pada saat ada api unggun yang besar, cara mematikan api tersebut sangat mudah, pisahkan semua kayu-kayu yang terbakar, sehingga kayu tersebut tidak menjadi satu. Maka perlahan-lahan api akan padam, kayu yang tadinya mempunyai nyala api yang besar juga akan padam dengan sendirinya. Kekuatan api yang besar pada api unggun, karena adanya kontribusi api yang kecil-kecil dari kayu yang terbakar, sehingga api dapat menjadi besar, sehingga pada saat masing-masing kayu yang terbakar dipisahkan maka apinya akan menjadi padam.

Di dalam organisasi saya sangat percaya membangun orang akan menjadi sangat penting, dan memilih orang-orang yang mempunyai daya juang untuk belajar dan bekerja menjadi sangat penting juga. Tetapi yang lebih penting mereka harus mau bekerja sama satu sama lain.Tidak mempunyai rasa ingin bersaing sesama team, tidak merasa paling hebat di dalam perusahaan. Hal ini juga terjadi pada The leader yang paling atas, kalau pemimpinnya merasa paling hebat maka organisasi tersebut tidak akan berkembang, anak buahnya akan mati, tidak ada pertumbuhan dan perkembangan, sehingga orang yang bagus akan hilang.

Selama dua tahun yang lalu pertumbuhan Andal Software tidak terlalu significan, target yang telah ditentukan tidak tercapai selama dua tahun berturut-turut. Ternyata permasalahan utama yang saya lihat adalah komunikasi antar departemen kurang. Untuk meningkatkan kinerja keseluruhan perusahaan harus ada perubahan, dan yang perlu dilakukan adalah perbaikan komunikasi sehingga komunikasi akan lebih lancar lagi. Yang saya lakukan adalah mengubah susunan organisasi, dan benar, setelah dilakukan perubahan dalam tiga bulan terakhir ini sales kami over achieved, kami memperkenalkan program marketing baru, dan semua program berjalan lancar.

Kayu-kayu yang baguspun, tidak dapat untuk membuat api unggun yang besar kalau seandainya kayu itu tidak saling didekatkan. Di dalam organisasi cara yang digunakan untuk mendekatkan kayu-kayu yang bagus agar menjadi api yang besar adalah dengan memperbaiki komunikasi antar karyawan.  Nyala api yang besar ditunjukan dari semangat masing-masing orang untuk mengejar targetnya masing-masing.  Kami menggunakan Objective Key Result (OKR) untuk dapat menyamakan tujuan dari masing-masing departemen.

 


penulis :
INDRA SOSRODJOJO
DIREKTUR ANDAL SOFTWARE

Loading
  • Referensikan teman Anda untuk membaca.


Most Popular 3 Months Latest

19 Dec 2019 | 919
16 Jan 2020 | 839
06 Dec 2019 | 772