Blogs Andalers

Jessika Wandapranata

Jessika Wandapranata

Andal Software adalah tempat pertama saya bekerja. Sempat merasa khawatir karena saya ditempatkan di divisi yang berbeda dengan divisi yang saya lamar, namun seiring berjalannya waktu saya diajarkan bahwa kenyataan yang terjadi belum tentu seburuk yang saya pikirkan. Awalnya saya melamar ke divisi Bussiness Analyst em, saya adalah seorang lulusan Teknik Informatika yang tidak menyukai coding dan merasa tidak berbakat dalam bidang itu. Tetapi, saat interview saya diberitahu bahwan lowongan yang tersedia adalah untuk divisi Developer. Sempat ragu tetapi akhirnya saya memutuskan untuk mencoba mengikuti test yang diberikan terlebih dahulu. Setelah test dilakukan saya dinyatakan lulus dan diberikan kesempatan untuk memikirkan keputusan mengenai pekerjaan di Andal Software. Memutuskan untuk bergabung dengan Andal Software juga merupakan suatu pembelajaran untuk saya, karena saat itu saya dihadapkan pada beberapa pilihan yang menentukan masa depan saya selanjutnya. Saya belajar untuk dapat cepat melakukan pengambilan keputusan (walaupun biasanya saya galau dan sulit dalam mengambil keputusan) dan bertanggung jawab atas pilihan yang saya buat.

Awal bergabung dengan Andal Software yang dapat langsung saya rasakan adalah lingkungan kerja di Andal sangat menyenangkan. Andalers satu sama selain terlihat dekat dan hangat walaupun jumlahnya tidak terlalu banyak. Di Andal ada budaya menyapa selamat pagi kepada semua orang yang ditemui dan tidak ada senioritas sehingga saya merasa nyaman bergabung dengan Andal. Saya juga merasa beruntung diberikan kesempatan bergabung dengan divisi developer dan dipertemukan dengan seorang manager yang luar biasa. Banyak yang bisa saya pelajari dari manager saya, seperti selalu mau berbagi semua ilmu yang dimiliki sehingga bisa sama-sama berkembang, bekerja sama dan menopang satu sama lain dalam tim, dan cara dalam menghadapi masalah. Saya pernah melakukan suatu tugas dan ada kekurangan dalam tugas yang saya kerjakan itu, tetapi saya tidak pernah dimarahi, bahkan tidak pernah dicari atau dibahas siapa yang melakukan kesalahan tersebut. Fokusnya hanya pada bagaimana cara memperbaiki permasalahan tersebut dan mencari sumber masalah sampai ke akarnya sehingga perbaikan yang dilakukan bisa menyeluruh dan tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari. Menurut saya hal ini penting, karena jika dalam menghadapi suatu masalah yang dicari adalah siapa yang melakukan kesalahan itu, orang yang melakukan kesalahan bisa saja menjadi berkecil hati dan tidak percaya diri atau merasa was-was dalam melakukan tugas-tugas lainnya, sedangkan jika yang dicari adalah solusi maka orang tersebut bisa tetap bertanggung jawab atas tugas yang diberikan dan lebih berhati-hati serta teliti dalam tugasnya selanjutnya.

Di Andal saya juga dipertemukan dengan teman-teman baru yang menyenangkan. Kami bisa saling berbagi dan bercerita baik mengenai pekerjaan maupun hal-hal lain di luar pekerjaan. Teman-teman di Andal terdiri dari berbagai macam karakter dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing, sehingga saya juga bisa mengenal dan mengerti cara menghadapi orang yang berbeda-beda. Banyak teman-teman di Andal yang membuat saya semakin bersemangat dan membuat kehidupan pekerjaan menjadi lebih menyenangkan, baik yang masih bertahan di Andal sampai sekarang maupun yang sudah memilih jalan hidupnya masing-masing. Saya bersyukur bisa diberikan kesempatan untuk bekerja di Andal Software.

 
 

 

Kami Bertumbuh
Dalam mengembangkan Andal Software, kami mulai membangun Andalers.
Dengan Andalers bertumbuh, maka Andal Software akan berkembang.