Blogs Andalers

Firda Meilani Fauziah

Firda Meilani Fauziah

Aku menyukai mewarnai dan menata sesuatu pada tempatnya agar terlihat rapih dan menarik. Namun aku tidak jago dalam hal design. Sebelumnya aku mencoba mendesign CV dan aku meminta pendapat pada teman-temanku bagaimana dengan design yang aku buat, ternyata tidak semua berpendapat baik, ada yang memberi saran untuk ganti warna atau mengubah posisi tulisan, ada juga yang mengatakan bahwa designku sangat jelek bahkan aku disarankan untuk menyuruh orang lain saja yang membuatnya, jujur saja aku merasa tidak percaya diri setelah mendengar pendapat itu, beberapa waktu aku merenung dan mengumpulkan moodku, tentu saja aku tidak terima dengan pendapat untuk menyuruh orang lain yang membuatkan, aku bertekad aku harus membuatnya sendiri aku harus praktik agar aku bisa mendesign, namun aku sadar designku tidak terlalu bagus maka aku harus bekerja keras agar designku lebih bagus.

Setelah aku perbaiki tentu saja aku meminta pendapat lagi pada teman–temanku mengenai perbaikan CV itu. Sebelumnya aku sangat tidak suka design dan aku berharap tidak mendapatkan pekerjaan berbau design karena aku sangat tidak percaya diri. Namun tidak disangka ternyata CV ku dilirik oleh perusahaan Andal Software dan aku diundang untuk interview, saat interview aku diberi pertanyaan mengenai siapa yang membuat CV ini dan menggunakan tools apa, aku menjawab bahwa aku sendiri yang membuatnya dan mengunakan Corel Draw. Setelah beberapa pertanyaan diberikan, aku ditawarkan untuk menjadi UI/UX Designer, aku agak kaget karena aku tidak tahu pekerjaan seperti apa itu, namun beliau memperlihatkanku bagaimana pekerjaannya dan memakai tools apa. Setelah aku sadar ternyata pekerjaan ini yang membuat design aplikasi itu, aku senang karena aku juga tertarik dengan design–design web, android bahkan aku mengikuti beberapa designer yang membuat design–design bagus di media sosial, forum dan blog untuk designer.

Di waktu awal bekerja aku sangat kewalahan bahkan jatuh sakit tapi aku sadar ini pekerjaan pertamaku aku tidak ingin menjadi seseorang yang mengecewakan, aku punya tanggung jawab dalam pekerjaanku dan aku harus meningkatkan kemampuan designku, setiap harinya aku terus belajar bagaimana aku harus menjadi UI/UX designer dengan latar belakang pendidikanku bukan multimedia atau semacamnya, tapi itu bukan alasan bagiku, betapa bekerjakerasnya aku agar designku terpakai. Setiap aku mendapat tugas baru aku mendapat tantangan baru dimana aku tidak pernah mendesign hal baru itu dengan tools yang baru juga. Tidak sedikit designku ditolak, namun penolakan itu diiringi dengan bimbingan agar designku lebih baik lagi, aku bersyukur ketika designku ditolak artinya aku harus belajar lebih giat lagi, berusaha untuk mengerti dan menyeimbangkan agar designku senada dengan project yg sedang dikerjakan, terkadang jika kebetulan moodku sedang tidak baik aku terlihat agak murung, namun hal itu tidak akan lama karena ada teman–teman andalers yang menghiburku dan mengajariku bagaimana caraku menyikapi masalah, memberiku semangat dan berbagi bercandaan–bercandaan receh yang bisa membuatku tertawa lagi. Aku selalu bersemangat jika ada moment berbagi cerita tentang pengalaman atau pengetahuan tentang apapun sebagai pelajaran hidup, moment itu adalah meeting all-members yang diadakan setiap bulannya, moment yang memberiku semangat agar terus berkembang terutama dalam public speaking, mengajarkan bagaimana membangun sebuah team, berkoordinasi dan bekerjasama dengan baik dengan team dan banyak pelajaran–pelajaran lain nya yang sangat bermanfaat.

Disela–sela waktu aku suka membaca artikel yang dibuat oleh CEO Andal Software, isinya sangat menginspirasi dan membuat aku mendapatkan semangat baru dan mendorongku untuk melakukan hal baru dengan segera memulainya dan tidak menunda. Hal yang selalu aku ingat adalah aku harus berpikir positif karena aku sendiri yakin jika kita berpikir positif maka kita dapat meminimalisir setiap–setiap yang negatif entah itu berasal dari diri kita atau orang lain. Aku belajar dari orang–orang yang aku temui dengan berbagai karakter, usia dan kepercayaan bahwa kita harus belajar dari siapapun dari apapun dari kapanpun dan dimanapun. Lingkup belajar itu luas bukan hanya sekedar untuk meningkatkan kemampuan untuk menunjang karir tapi belajar juga dari hal–hal kecil, belajar bersabar dalam menghadapi masalah, dan selalu bersyukur.

Aku sangat beruntung dan bersyukur diberi kesempatan untuk berkembang dan ikut berkontribusi di perusahaan penuh cita Andal Software. Aku memulai memperbaiki niat dan jalan untuk mencapai tujuanku disertai do’a, karena do’a sangat penting yang tidak bisa ditinggalkan. Tujuan bekerja bukan semata–mata ingin mendapatkan uang banyak tapi bekerja adalah proses belajar yang harus dinikmati susah dan senangnya biarkan menjadi kenangan, proses belajar yang aku pelajari itu adalah sesuatu yang aku sukai dan harus aku kembangkan, aku punya mimpi yang harus diwujudkan dan akan ku persembahkan kepada orangtuaku dengan kreativitasku dan hasil belajarku, aku ingin selalu membuat mereka tersenyum dengan hal–hal kecil yang aku lakukan, karena membuat mereka senang adalah bentuk rasa syukurku kepada Sang Pencipta.

 
 

 

Kami Bertumbuh
Dalam mengembangkan Andal Software, kami mulai membangun Andalers.
Dengan Andalers bertumbuh, maka Andal Software akan berkembang.